GONTOR

22 January 2012

LAMAN WEB PERTUKARAN TARIKH HIJRAH KE MASIHI

Untuk memudahkan ibubapa yang anaknya belajar di Gontor boleh melihat laman web berikut agar dapat menempah tiket lebih awal dengan harga yang lebih murah.

http://www.religious-affairs.gov.bn/?tpl=th003_calendar

Biasanya cuti akhir tahun untuk para pelajar Gontor adalah dari 20 Sya'ban - 10 Syawwal. Namun untuk berjaga-jaga jika terjadi perubahan maka sebaiknya membeli tiket pada 21 Sya'ban dan kembali pada 9 Syawwal.

Semoga laman web ini bermanfaat untuk para ibubapa dan para penjaga kepada para pelajar di Gontor. amin

10 October 2011

ANAK MANJA DAN TIDAK BERANI BERHIJRAH BIASANYA KURANG SEMANGAT

Tidak ada yang lebih enak bagi seorang anak melainkan hidup bersama ibubapa dan bergantung di sebelah ibubapa. Segalanya ada dan segalanya tersedia.
Sangat berlainan apabila berjauhan dari ibubapa, terpaksa berdikari, bersusah-susah sendiri, menangis menanggung segala kesulitan tanpa ibubapa di sebelah. Tetapi itulah pendidikan nyata kehidupan yang sangat alami. Seorang anak sebaiknya tidak merasa dibuang atau dipulaukan, tetapi karena ibubapa yang penyayanglah yang sanggup berpisah dengan anaknya demi masa depannya yang lebih cemerlang. Dari sinilah muncul para pemimpin yang handal dan tangguh, sanggup menghadapi segala cobaan hidup.

Selamat anak-anak yang berani berpisah dari orangtua. Dan selamat bagi ibubapa yang sanggup berpisah dengan anak untuk mencari pendidikan yang lebih cemerlang. Pondok Modern Gontor Ponorogo. Jawa Timur. Indonesia.

SAYA ADALAH ORANGTUA YANG PALING BISA MENDIDIK ANAK

Kebanyakan orangtua merasa mampu dalam mendidik anaknya. Maka tidak sedikit orangtua (ibubapa) yang tidak rela anaknya berpisah pergi merantau mencari pendidikan yang lebih baik.
Kenyataannya kemampuan ibubapa adalah terbatas. Banyak halangan dan godaan yang terpaksa dihadapi oleh ibubapa semasa di rumah atau di luar rumah. Di dalam rumah ada acara TV, internet, game dan anggota keluarga. Di luar rumah ada kawan-kawan, jiran-jiran, panggung wayang, tempat-tempat keramaian, tempat-tempat hiburan, tempat-tempat maksiat, pergaulan yang kurang mendidik, permainan-permainan game yang ada di warnet atau lainnya dan banyak lagi. Di sini ibubapa diuji kehandalannya dalam mendidik anaknya bagaimana menghantarkan anaknya menjadi seperti apa yang diidam-idamkan. Berapa banyak ibubapa yang akhirnya gagal melihat anaknya mencapai harapan dan cita-citanya.

Dilema inilah yang akhirnya membuat banyak ibubapa tega dan sanggup berpisah dengan anaknya demi mencapai cita-cita masa depan yang lebih baik.
Gontor adalah Pondok Pesantren Modern yang menjadi salah satu tempat alternatif yang baik.

04 October 2011

PANCA JIWA DAN MOTTO PONDOK MODERN

PANCA JIWA
1. KEIKHLASAN
2. KESEDERHANAAN
3. BERDIKARI
4. UKHUWWAH ISLAMIYAH
5. KEBEBASAN

MOTTO PONDOK MODERN
1. BERBUDI TINGGI
2. BERBADAN SEHAT
3. BERPENGETAHUAN LUAS
4. BERFIKIRAN BEBAS

JADUAL KEGIATAN HARIAN DI PONDOK MODERN GONTOR

JADUAL KEGIATAN HARIAN DI PONDOK



03.30 BANGUN TIDUR
03.30-03.45 PERSIAPAN SHOLAT TAHAJJUD DAN SHUBUH
03.45-04.00 SHOLAT TAHAJJUD
04.00-04.45 MENGAJI AL QURAN DAN SHOLAT SHUBUH
04.45-05.15 MUHADATSAH / MENGAJI PAGI
05.15-06.30 MAKAN PAGI
06.39-06.55 PERSIAPAN MASUK KELAS
06.55-08.30 MASUK KELAS
08.30-09.00 SHOLAT DHUHA DAN ISTIRAHAT
09.00-10.30 MASUK KELAS
10.30-10.55 KELAS
10.55-12.15 MASUK KELAS
12.15-12.30 PERSIAPAN SHOLAT DHUHUR
12.30-13.00 SHOLAT DHUHUR
13.00-13.45 MAKAN SIANG
13.45-14.45 SEKOLAH SORE
14.45-15.00 PERRSIAPAN SHOLAT ASHAR
15.00-15.45 SHOLAT ASHAR DAN MEMBACA MA'TSUROT
15.45-17.00 ISTIRAHAT
17.00-18.30 MEMBACA AL QURAN DAN SHALAT MAGHRIB
18.30-19.00 AGENDA BA'DA MAGHRIB
19.00-19.30 MAKAN MALAM
19.30-19.45 SHOLAT ISYA'
19.45-21.30 BELAJAR MALAM
21.30-22.00 ISTIRAHAT
22.00-03.30 TIDUR

• SELASA PAGI : MUHADATSAH DAN LARI PAGI
• KAMIS SIANG : LATIHAN PIDATO DAN PRAMUKA
• KAMIS MALAM : LATIHAN PIDATO
• JUM'AT PAGI : MUHADTSAH, LARI PAGI, KERJA BAKTI
• AHAD MALAM : LATIHAN PIDATO

DISIPILIN DAN PERATURAN DI PONDOK MODERN GONTOR PUTERI 2

DISIPLIN KEHIDUPAN SANTRIWATI
PONNDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI 2

A. DISIPLIN KEAMANAN
1 Diwajibkan kepada seluruh santriwati untukL
a. memakai identitas (papan nama) sebagai tanda pengenal
b. tinggal di asrama kampus Pondok Modern
c. mengikuti absen malam (pembacaan nama)
d. mengunci kotak sepatu dan almari setiap saat
e.memberi nama pada setiap barang.
f. meminta izin kepada setiap staf pengasuhan santriwati sebelum keluar Pondok

memiliki:
• tas/beg sandal dan membawanya kemanapun pergi
• alat alat mandi
• alat-alat makan
• gembok/mangga minimal 3 buah
• rok dan kaos dalam (baju dalam)
• dalaman kerudung
• gantungan baju besar minimal 6 buah
• sisir kutu (sikat khas untuk kutu)
• al Quran standard
• payung
• pemtong kuku
2. Dilarang kepada seluruh santriwati untuk:
• mengambil hak milik orang lain tanpa seizin pemiliknya
• berbelanja di luar kampus Pondok Modern
• berhubungan dengan orang kampung
• memakai bergo atau kerudung langsungan
• memakai baju olah raga di atas jam 17.00 wib kecuali yang piket berling dan hari jumat sampai jam 10.00 wib.
• menyimpan dan memiliki
1. senjata tajam dan senjata api
2. buku-buku mujarrobat, perdukunan dan tasawwuf yang tidak sesuai dengan alam pendidikan di Pondok Modern
3. benda-benda ata bacaan yang dianggap jimat
4. baju dan atribut partai/organisasi
5. pakaian yang transparen yang tidak memenuhi syari'at
6. celana panjang dan dalaman berbentuk celana sebagai rok dalam
7. jubah dan kerudung berbahan kaos dan tisu
8. jubah berbelah, kaos dari bahan wol yang tipis, kaos pendik yang bergambar tidak mendidik, kain Hawai dan pakain setengan lengan
9. mukena tipis, berwarna dan bermotif yang tidak mendidik
10. barang-barang elektronik kecuali jam beker dan senter
11. bacaan dan gambar-gambar yang tidak mendidik
12. kaos kaki bergambar dan berwarna kecuali putih, coklat dan hitam
13. bonek dan aksesoris yang tidak mendidik
14. sajadah besar
15. perhiasan, baik emas ataupun imitasi, kecuali anting-anting dan jam tangan
16. celana olah raga selain training
17. perwarna kuku, kutek ataupu inai
18. alat-alat kosmetik yang tidak sesuai dengan alam Pondok
B, DISIPLIN ETIKA DAN KESOPANAN
1. Diwajibkan kepada seluruh santriwati untuk
a. seluruh santriwati harus menjaga kesopanan di dalam bertingkah dan bertindak
b. mengucapkan salam kepada siapapun
c. bergaul dengan seluruh santriwati
d. meletakkan sepatu dan sandal di tempat yang telah ditentukan
2. dilarang kepada seluruh santriwati untuk:
a. masuk kamar dan kamar mandi ustadzah
b. menyeret alas kakiny ketika berjalan
c. membuat kegaduhan
C. DISIPLIN KEBERSIHAN DAN KESEHATAN
1. Dilarang membuang sampah di sembarang tempat
2. dilarang makan nasi di dalam kamar (kecuali bagi yang sakit)
D. DISIPLIN BERIBADAH
1. Seluruh santriwati wajib melaksanakan sholat berjama'ah lima waktu
2. seluruh santriwati dianjurkan melaksanakan puasa Senin Kamis dan menyempurnakan sholat fardhunya dengan sholat rowatib
E. DISIPLIN BAHASA
1. diwajibkan kepada seluruh snatriwati Gontor Puteri 2 untuk mempergunakan kosa kata yang telah diberikan.
2. dilarang bercakap dengan bahasa daerah.
F. KESALAHAN YANG TIDAK BISA DIMAAFKAN
1. BERKELAHI
2. BERHUBUNGAN DENGAN LAWAN JENIS
3. MENCURI DAN MENGHINA ORANG YANG TAAT
4. MELAKUKAN PELANGGARAN NORMA SUSILA
5. BERHUBUNGAN DENGAN ORANG KAMPUNG


DISIPLIN DI BAGIAN PENERIMAAN TAMU
1. MELARANG KEPADA
A. SANTRIWATI UNTUK
• berbincang dengan resepsionis kecuali yang berkepentingan
• memakai barang-barang BAPENTA tanpa izin
• membawa teman apabila kedatangan tamu
• mandi, cuci, kakus di BAPENTA tanpa izin
• memakai barang-barang elektronik
• membaca bacaan yang tidak mendidik
• menemui tamu yang bukan muhrim
• menitipkan baju dan barang kotot untuk dicucikan tamu
• menemui tamu dengan baju olah raga
• berada di ruang tamu pada:
I. tiap waktu sholat dan sekolah
II. acara-acara tertentu
III. jam 22.00 wib pada hari biasa dan 21.00 wib pada hari jum'at
b tamu untuk:
• keliling kampur tanpa seizin ustadzah bagian penerimaan tamu
• memasuki kamar santriwati dan kamar mandi santriwati
• membawa barang-barang terlarang (psikotropika, miras, senjata api)
• membuat jemuran
• berjualan di area Pondok
2. mewajibkan kepada :
a. seluruh santriwati untuk
• membawa kartu panggilan
• keluar ruang tamu sebelum pembacaan ayat suci al Quran
• membuang sampah pada tempatnya
• membawa tas sandal
b. tamu untuk:
• melapor kepada resepsionis untuk menemui puterinya
• menunjukkan kartu muhrim bagi tamu laki-lai
• berpakaian muslimah bagi tamu wanita
• tidur di tempat yang telah disediakan
• mentaati maklumat yang ada
c. mewajibkan resepsionis untuk
• datang tepat waktu
• memeriksa kartu muhrim bagi tamu laki-laki
• mermberikan perinatan kepada santriwati tiap waktu sholat
3. WAKTU YANG DIPERBOLEHKAN MENEMUI TAMU
PAGI : 05.30-06.30
08.30-08.55
SIANG: 13.00 - 13.45
SORE: 15.45 - 16.50
MALAM:18.45-19.30
20.30 - 21.00

• Peraturan di Pondok Modern (sunnah-sunnahnya) yang telah berjalan dan tidak tercantum masih tetap berjalan dan harus dipatuhi oleh segenap santri Pondok Modern
• cukuplah setiap tindakan diukur dengan hati kecil (dhomir)
• sebesar keinsyafanmu sebesar itu pula keberuntunganmu
• santriwati bertanggung jawab atas pemahaman terhadap orang tua atau wali masing-masing

FORMULIR PERNYATAAN YANG HARUS DIISI OLEH ORANGTUA/PENJAGA KETIKA MENDAFTARKAN PUTERINYA

bismilllahirrohmanirrohim

SURAT PERNYATAAN


ASY HADU ANLA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ROSULULLAH

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT, kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama (wali):
Wali dari:
Alamat :


Benar menyerahkan sepenuhnya anak kami kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dengan kesanggupan:
1. Percaya dan taat sepenuhnya kepada kebijaksanaan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor beserta pembantu-pembantunya.
2. Mendukung sunnah dan disiplin yang berlaku di Pondok Modern Darussalam Gontor.
3. Menerima segala tindakan dan resiko apapun yang diberikan oleh atau atas nama Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.
4. Tidak akan mencampuri urusan menajemen maupun administrasi pendidikan dan pengajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor.
5. Tidak mencampuri urusan Pendidikan dan Pengajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor.
6. Memenuhi segala kewajiban yang telah diterapkan oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor untuk kepentingan Pondok, Organisasi Pelajar dan lain-laiin.
7. Melunasi semua pembayaran sekolah dan makan sebelum Ujian Pertengahan Tahun/Akhir Tahun.
Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan serta tanggung jawab, demi kelancaran Pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor,. Semoga Allah selalu memberikan taufiq dan hidayah-nya kepada kita semua. amin.

gontor puteri:
Kami yang menyatakan.

(OrangTua/ Wali)


Kepada yang terhormat:
1. Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo.
2. Bapak Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor.
3. Bapak Direktur Kulliyatu-l-Muallimin Al Islamiyah (KMI)

20 September 2011

TIKET MURAH AIRASIA UNTUK LIBURAN AKHIR TAHUN

Liburan/cuti sekolah akhir tahun dari tanggal 20 Sya'ban sehingga 10 Syawwal setiap tahun. Oleh itu jika ada promosi tiket murah, bolehlah dirancang membelinya dari sejak awal-awal.
20 Sya'ban 1433H diperkirakan akan jatuh pada tanggal 8 atau 9 Julai 2012. Sedangkan 10 Syawwal 1433H diperkirakan akan jatuh pada 25 atau 26 Ogos 2012.

18 August 2011

DARI MALAYSIA INGIN MENDAFTARKAN ANAK KE GONTOR

Sekarang ini sering ibubapa menanyakan bagaimana cara mendaftarkan anak untuk belajar di Gontor. Di sini saya nasihatkan agar ibubapa mencari informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) agar bisa melihat Pondok ini dari segala sudut dan tidak maju mundur atau setengah-setengah dalam mentukan pilihan untuk pendidikan anak. Pastikan anak setidaknya menyelesaikan jenjang sekolah rendah sehingga darjah enam.
Apabila sudah benar-benar bertekad penuh maka dilakukan perkara sebagai berikut:
1. Ambil surat sponsor dari PMDG. Untuk di Malaysia bisa menghubungi saya (Masruh)di Kajang dengan nomer hp 0123398437 atau sms ke 016 3754925 atau email: masruh@yahoo.com. atau ustadz Haris di Segambut 0166972893
2. Persiapkan passport anak: berikan data lengkap anak seperti Nama anak yang tercantum di dalam passport, tarikh lahir, tempat lahir, nombor passport.
3. Ambil visa belajar di Kedutaan Besar Republik Indonesia setelah mendapatkan surat sponsor tadi. Jangan lupa anak perlu diajak bersama ketika berurusan di Kedutaan Besar Republik Indonesia. Dua keping fotokopi passport depan dan belakang, dua keping pasfoto, fotocopy surat sponsor, mengisi dua borang yang disediakan oleh KBRI, diisi lengkap dan anak perlu tandatangan.
4. Di KBRI mengambil nombor giliran, dan akan dipanggil di kaunter 21. Setelah disetujui di kaunter 21, barulah naik ke atas bahagian pemberian visa. Sediakan bayaran sebanyak RM 170. Biasanya dua hari kerja baru siap visa diberikan.
5. Membeli tiket pesawat terbang ke Solo atau ke Surabaya. Solo lebih dekat ke Gontor Puteri dan Gontor Putera daripada dari Surabaya. Pastikan tidak melebihi 10 Syawwal kecuali ada perkara yang dianggap amat penting. Karena jika terlambat tiba di Gontor, maka pada tahun itu akan dimasukkan ke kelas persiapan dan akan diterima di kelas rasmi pada tahun hadapan. Dengan itu akan rugi masa satu tahun pelajaran.
6. Wang pendaftaran dan wang untuk visa belajar di Indonesia selama setahun diperkirakan perlu ada wang tujuh juta rupiah bersamaan dengan wang Malaysia sekitar RM 2500-RM 2800. Uang rupiah sebaiknya ditukar di Malaysia agar tidak kesukaran mencari tempat penukaran wang di sana. Harganyapun lebih bagus daripada ditukar di airport Solo.
7. Jangan lupa membawa salinan surat beranak (surat lahir), sijil pelajaran terakhir atau surat keterangan berhenti sekolah, pas photo dalam 20 keping ukuran paspot dan juga 4x6.
8. Walimurid dan anak diwajibkan mengisi borang perjanjian taat peraturan selama anak belajar di Pondok dan tidak mengganggu dan merusak disiplin yang telah diterapkan selama bertahun-tahun.
9. Selanjutnya dengan bismilillah ibubapa harus banyak berdoa untuk anak dan percaya kepada Pondok bahawa anaknya di sana akan dididik dengan sebaik-baiknya. Ibubapa harus ikhlas apabila terjadi sesuatu yang barangkali di luar jangkaan seperti sakit dan lain-lainnya. Semoga Allah senantiasa bersama kita. amin.
10. Usahakan anak jangan sampai dikeluarkan atau keluar sendiri sebelum tammat sehingga tingkatan 6. Selamat berjaya.

09 May 2011

GONTOR SUDAH BERTAHAN LEBIH 80 TAHUN

Ummat Islam seharusnya bersyukur karena memiliki aset Sebuah Balai Pendidikan Pondok Modern Gontor yang memang berstatus wakaf. Pondok ini telah melalui lebih 80 tahun pengalaman di berbagai fasa pemerintahan dan keadaan. Bagaimana Pondok ini bisa bertahan begitu lama dan semakin terus berkembang.
Di antara kuncinya adalah keikhlasan 3 orang bersaudara sebagai Pendiri : yaitu KH Ahmad Sahal, KH Zainuddin Fanani dan KH Imam Zarkasyi.
Beliau-beliau adalah para pejuang pendidikan yang berfikiran jauh dan berpandangan luas serta pemberani.
Kini jumlah murid yang sedang belajar di Gontor mencapai lebih tujuh belas ribu pelajar. Subhanallah. Padahal pada permulaan pembelajaran yang muridnya hanya berjumlah 16 orang, Bapak Pendiri pernah berkata yang bermaksud : "Seandainya murid hanya tinggal satu orang, maka saya akan tetap mengajarnya sampai tamat. Dan seandainya tidak ada yang mau belajar di sini, maka saya akan tetap mengajar melalui tulisan". Begitulah kekuatan azam dan cita-citanya dalam mendidik murid-muridnya.
Kenyataannya, sekarang ini semakin berkembang dan semakin luas dan besar. alhamdulillah.

Pengorbanan dimulai dari Para Pendiri yang mendermakan tenaga, fikiran dan hartanya.
Sebahagian besar tanah yang dimiliki diwakafkan ke Pondok untuk ummat Islam. Inilah permulaan baik yang harus ditiru dan diteladani oleh para generasi seterusnya. Sebuah balai pendidikan adalah tempat beramal, beribadah dan berkorban bukan tempat untuk mencari dana dan untuk mencari kedudukan.

Alhamdulillah sehingga saat ini Pondok Modern Gontor masih mempunyai prinsip yang sama. Oleh itu Gontor terus berkembang dan semakin kukuh. Semoga akan terus kukuh sampai hari Kiamat. Amin. Para Kyai berkorban, Para Guru berkorban, Para santri/pelajar berkorban, para ibubapa berkorban dan diteladani oleh masyarakat dan para pejabat negara.

Seluruh orang yang terlibat dengan Pondok ikut berkorban untuk Pondok li i'laai kalimatillah. Para Kyai membiayai diri dan keluarganya, begitu juga dengan para guru dan para santri. Mereka membiayai dirinya sendiri. Maka tidaklah heran jika Pondok Modern Gontor bisa bertahan sampai saat ini dan insya Allah seterusnya sampai hari Kiamat. amin.

01 May 2011

NOVEL BERBASIS PENGALAMAN BELAJAR DI GONTOR

Jika anda ingin mengetahui beberapa informasi mengenai pengalaman belajar di Gontor, maka saya sarankan anda mendapatkan sebuah buku novel berbasis pengalaman pribadi selama belajar di sana. Buku Novel ini diberi judul "NEGERI 5 MENARA", termasuk buku NOVEL yang laris sudah dicetak lebih 100 ribu buah buku. Pernah ditayangkan di dalam siaran Metro TV Indonesia dan bisa melihatnya di blog ini ataupun di youtube.

Kick Andy :Negeri Lima Menara 1/17

Kick Andy :Negeri Lima Menara 2/17

30 April 2011

BELAJAR DI GONTOR ITU MAHAL, HANYA ORANG-ORANG KAYA SAHAJA

Saya sering mendengar bahawa belajar di Gontor itu MAHAL dan hanya orang-orang kaya sahaja yang mampu mensekolahkan anaknya di sana. Isu inipun bukan hanya sekali saya dengar bahkan dari berbagai macam orang dan di berbagai macam daerah. Mungkin juga isu dari mulut ke mulut sehingga menyebar tanpa terkendali. Tapi sebenarnya kalau saya bandingkan dengan sekolah di luar, ternyata jauh lebih murah. Bayangkan saja, kita sudah tidak perlu lagi sibuk dengan menghantar pergi balik tiap hari yang tentu memakan masa dan biaya. Belum lagi jika menggunakan kendaraan awam berbayar. Untuk belajar bahasa Inggeris, komputer atau pelajaran-pelajaran penting lain, tidak perlu bayar lagi dan memakan biaya transportasi.
Memang belajar di luar Pondok terasa biayanya kecil-kecil, namun apabila dikumpulkan selama sebulan ternyata biaya itu lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan di Pondok selama sebulan.
Di Pondok biaya sekolah dan makan selama sebulan sekitar Rp 400.000 (empat ratus ribu rupiah) atau tidak lebih RM 150.00 (seratus lima puluh ringgit uang Malaysia)atau US$ 50.00 (lima puluh dolar Amerika). Jumlah ini lebih kecil dibandingkan bila belajar di luar karena sudah termasuk biaya makan dan tidak perlu biaya transport harian.
Walau bagaimanapun bagi saya biaya bukanlah faktor utama untuk menghantar anak ke Gontor. Tetapi kemahuan dan cita-cita yang kuat adalah faktor utama bagi saya menghantarkan anak belajar di Pondok. Bagi saya, pengorbanan adalah perkara wajar untuk mencapai sebuah cita-cita. Bondo, bahu, pikir lek perlu sak nyawane pisan (Harta, Tenaga, Fikiran kalau perlu nyawanya sekali) untuk mencapai sebuah cita-cita.

HATI-HATI BELAJAR DI GONTOR, BANYAK YANG GILA

Saya sering mendengar perkataan: "Hati-hati belajar di Gontor, banyak yang jadi gila karena stress, karena banyak pelajaran, karena disiplin ketat, dan lain-lain". Saya mendengar bukan hanya sekali tetapi banyak kali dan berlainan orang dan berlainan tempat. Entah dari mana sumber berita ini. Saya sendiri selama 4 tahun dan anak-anak saya selama belajar di Gontor selama 6 tahun, tidak terbukti bahwa banyak santri/pelajar gila karena belajar di Gontor. Bahkan tidak sedikit pelajar di luar Pondok juga banyak yang stress sehingga ke peringkat gila.
Barangkali mereka mendengar dari orang-orang yang tidak suka belajar di Pondok atau tidak suka anaknya belajar di Pondok. Karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa anak belajar di Pondok berarti belajar memperdalami ilmu-ilmu agama. Maka tidak mustahil banyak godaan agar gagal dalam mempelajari agama. Allahu a'lam.

Belajar di Gontor sangat mudah asalkan niatnya baik mencari ilmu, taat peraturan, taat pimpinan dan ikhlas. Insya Allah jika sudah pasang niat demikian belajar di Gontor amatlah mudah.

Yang sukar adalah jika ada seseorang pelajar yang senantiasa melawan dan melanggar peraturan pondok. Maka ia akan menghadapi banyak masalah dan semakin mempersulit dirinya untuk berada di Pondok.

Semoga anak-anak kita termasuk anak-anak yang senantiasa memahami peraturan Pondok dan dapat selesai dengan husnul khotimah. amin

MASUK GONTOR SETELAH TAMAT SMP (SPM-MALAYSIA)

Ada dua jenis katagori kelas yang ada di Pondok Gontor. Yaitu katagori kelas biasa dan katagori kelas intensif. Kelas biasa dimulai dari kelas 1 biasa, kelas 2 biasa dan seterusnya sampai kelas akhir. Berarti murid akan menghabiskan masa 6 tahun untuk mencapai kelas akhir. Katagori kelas biasa dikhususkan untuk murid-murid yang baru menghabiskan SD (sekolah Dasar) atau SR (sekolah rendah) atau sekolah ibtida'iyah yang mana murid tersebut biasanya berusia 13 tahun.

Katagori kelas intensif dikhususkan bagi murid yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan SMP (Sekolah Menengah Pertama)atau SPM (Sijil Pelajaran Malaysia) biasanya berusia 15 tahun ke atas. Kelas intensif dimulai dari kelas 1 intensif, kelas 3 intensif, kelas 5 dan kelas akhir. Berarti murid akan menghabiskan masa 4 tahun untuk mencapai kelas akhir. Beda dua tahun lebih awal daripada kelas biasa.

Bagi calon-calon murid yang berusia 16 tahun ke atas bahkan ada calon murid yang berusia 25 tahun, maka akan dimasukkan ke dalam katagori kelas intensif yang tentunya akan menghabiskan masa 4 tahun untuk sampai ke tingkat kelas akhir.

Kalau belajar di luar Pondok Gontor dikenali dengan istilah SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMU (Sekolah Menengah Umum) atau SMA (Sekolah Menengah Atas), tetapi kalau di Gontor dikenali dengan istilah KMI (Kulliyatul Mu'allimin al Islamiyah)yang sekarang oleh Kementerian Pendidikan Indonesia sudah diakui setaraf dengan SMU sejak beberapa tahun yang lalu.
Oleh itu tamatan KMI Gontor sekarang ini sudah bisa melanjutkan ke beberapa Universitas seperti UIN, Univ. Brawijaya, Univ. Malang yang ada di Indonesia. Bahkan sudah cukup lama para tamatan KMI Gontor sudah bisa melanjutkan di Universitas-universitas di Timur Tengah seperti Univ. Al Azhar Mesir, Univ. Islam Medina dan lain-lain.

Pelajaran-pelajaran umum selain pelajaran-pelajaran agama juga diajarkan di KMI Gontor setingkat SMP dan SMA namun tentunya berbeda porsi pelajaran yang diajarkan.

Semua itu dimaksudkan agar para tamatan KMI Gontor masih bisa memasuki Universitas Umum jika mereka menghendakinya. Dan tentunya mesti ada pelajaran tambahan yang harus diperdalami sebelum test masuk Universitas yang dikehendaki.

Bahasa percakapan Di Gontor diwajibkan menggunakan dua bahasa yaitu Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Namun untuk 6 bulan pertama murid-murid baru diperbolehkan menggunakan Bahasa Indonesia dan harus meninggalkan bahasa daerah.

12 February 2011

BELAJAR DI PONDOK, JANGAN BERFIKIR MASALAH UANG YANG DIKELUARKAN DAN BERAPA TAHUN SELESAI

Nasehat saya untuk orang-orang yang akan belajar di Gontor sebaiknya ketepikan dulu fikiran berapa banyak uang akan dikeluarkan dan berapa lama akan selesai. Karena jika anda terlalu berperhitungan maka anda lebih baik mencari tempat lain yang lebih sesuai untuk diperhitung-hitungkan. Sebaiknya berprisiplah: "SAYA AKAN MENCARI ILMU DI PONDOK GONTOR, MESKIPUN BERAPA SAHAJA UANG AKAN SAYA KELUARKAN DAN BERAPA TAHUNPUN AKAN SAYA TEMPUH".
Jika anda sudah berprinsip demikian insya Allah akan lebih banyak berjayanya daripada gagalnya. Memang di Pondok yang penting mendapatkan ilmu dan pengalaman bukan kertas shahadah / sekeping sijil. Di Gontor, keberhasilan dilihat dari segi kepandaian, kesungguhan, ketaatan dan akhlaq.
Contohnya jika seorang pelajar pandai mendapatkan nilai penuh ketika ujian tapi karena akhlaqnya kurang baik boleh jadi tidak dinaikkan kelas.
Contoh lagi ada dipindah kelas yang lebih rendah dikarenakan kejadian pelanggaran disiplin berat, maka pelajar harus menerima dengan taat. Tidak ada istilah RUGI UMUR atau RUGI UANG dan sejenisnya. Yang ada adalah ketaatan, kesungguhan, kepandaian dan akhlaq yang baik.
Tujuan utama setiap pelajar adalah dapat menyelesaikan pelajaran di Gontor dengan husnul khotimah. Pulang dari Pondok mendapatkan restu dan ridho dari Bapak Kyai Pimpinan Pondok Modern Gontor.

Untuk makluman kepada anda, menurut pengamatan saya bahawa biaya yang kita keluarkan di Pondok jauh lebih murah daripada di tempat lain. Apalagi jika menyedari ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama berada di Pondok.

Semoga nasehat ini dapat menjadi motivasi kepada calon pelajar agar lebih bersungguh-sungguh ketika belajar di Pondok. amin

19 January 2011

GONTOR SEBAGAI PILIHAN UTAMA TEMPAT BELAJAR

Ketika anda menentkan pilihan Pondok Gontor sebagai PILIHAN UTAMA tempat anda/anak anda belajar, tentunya anda sudah mengkaji segala aspek positif dan negatifnya belajar di sana.
Disertai dengan shalat istikhoroh memohon petunjuk daripada Allah untuk menentukan pilihan tempat belajar yang baik, maka jika akhirnya Gontor sebagai pilihan mohonlah agar segalanya diberi kemudahan untuk dapat menamatkan pelajaran di Pondok dengan husnul khatimah.

Sekiranya anda/anak anda terpilih menjadi salah seorang santri/santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor, maka janganlah lupa senantiasa mensyukuri nikmat-nikmat Allah karena dapat belajar di Pondok.
Manfaatkanlah segala yang baik di Pondok dan janganlah mencari kekurangan-kekurangan Pondok nanti menjadi orang yang kurang bersyukur yakni kufur nikmat. Di mana saja ada kekurangan dan ada kelebihan walaupun di luar Pondok.
Kenikmatan sebenar adalah di dalam hati. Bukan pada soal tempat. Jika berada di tempat manapun yang sekiranya dianggap terbaik dan ternyaman di dunia, namun jika hati anda tidak bersyukur tetaplah anda akan merasakan siksaan-siksaan karena itu balasan dari kufur nikmat.

Belajar di Gontor memang nikmat jika anda bersyukur dikarenakan anda melihat dan mengambil segala yang positif selama berada di Pondok. Tetapi belajar di Pondok juga bisa merupakan sebuah Kampus Penjara jika anda kurang bersyukur dan hanya melihat segala sesuatu yang ada di Pondok dengan kacamata negatif.

Nasehat saya: Bersyukurlah dengan tulus ikhlas selama anda belajar di Pondok, karena memang tidak semua orang bisa belajar di Pondok. Ada orang punya harta tapi tidak ada kesempatan belajar di sana. Ada orang punya kesempatan tetapi tidak ada kemampuan materi/biaya. dan lain sebagainya. Anda yang sudah dan sedang berada di Pondok janganlah lupa bahwa anda berada di tempat pendidikan yang baik.
La-in syakartum la- aziidannakum. wa la -in kafartum inna 'adzaabii la syadiid.
(Jika anda bersyukur niscaya akan Kami tambah nikmat kepadam, namun jika anda kufur nikmat maka sesungguhnya SIKSA Ku amatlah pedih)

MENINGGALKAN PONDOK DENGAN CARA YANG BAIK

Jika anda sudah tidak tahan lagi belajar di Pondok karena berbagai macam sebab, maka sebaiknya anda meninggalkan Pondok dengan cara yang baik dan sopan tanpa harus melakukan perkara-perkara yang memburukkan imej diri dan mengganggu disiplin pondok.
Anda datang sendiri tanpa paksaan ke Pondok ingin mencari ilmu, ingin menambah ilmu, dengan cara yang sopan, menandaftarkan diri dan menandatangani surat perjanjian bahkan orangtua/wali anda juga ikut menandatangani surat perjanjian tersebut.
Seharusnya anda dan orangtua/wali anda membaca baik-baik dan teliti surat perjanjian tersebut sebelum menandatangani ketika pendaftaran.

Tinggalkanlah Pondok dengan sopan dan baik agar menjadi kenangan yang indah sepanjang hidup anda. Dan janganlah anda menyesali lagi keputusan anda keluar dari Pondok karena itu pilihan anda sendiri.
Pondok tidak memanggil anda atau memaksa anda untuk belajar di Pondok. Anda lah yang mendatangi Pondok sendiri, maka tidak ada salahnya anda meninggalkan Pondok dengan cara yang baik-baik dan sopan.

Merupakan perbuatan yang kurang baik, jika anda ingin keluar dari Pondok dengan cara melakukan pelanggaran-pelanggaran disiplin Pondok yang mengakibatkan anda dikeluarkan (diusir) dari Pondok dengan cara tidak hormat. Perbuatan melanggar disiplin Pondok akan menyebabkan anda dikenakan sangsi/hukuman, yang mungkin akan meninggalkan perasaan dendam sepanjang hayat anda/keluarga anda terhadap Pondok sekiranya anda tidak ridho dengan hukuman tersebut.

Dan secara manusiawi anda pasti akan mempertahankan nama baik anda dan keluarga anda dengan mengatakan yang anda tidak bersalah atau setidaknya memburukkan nama Pondok atau personil-personil tertentu yang berada di Pondok.

Sebelum terjadi itu semua: SEBAIKNYA ANDA KELUAR DARI PONDOK DENGAN CARA YANG BAIK DAN SOPON. BERISTIKHOROHLAH SEBELUM MEMBUAT KEPUTUSAN KELUAR DARI PONDOK AGAR TIDAK MENYESAL SEPANJANG HAYAT.

30 May 2010

UMUR CALON PELAJAR MASUK GONTOR

Pendidikan di Gontor adalah setingkat dengan SMP dan SMU atau setaraf dengan Tingkatan satu sampai Tingkatan enam. Yaitu untuk calon pelajar yang berumur antara 13 tahun sehingga 19 tahun. Atau setelah selesai Sekolah Dasar / Sekolah Rendah walaupun usia 12 tahun lebih. Ada dua macam jenis kelas: kelas biasa dan kelas intensif.
Kelas Biasa akan ditempuh selama 6 tahun diperuntukkan bagi calon-calon pelajar tamatan Sekolah Dasar / Sekolah Rendah.
Kelas Intensif akan ditempuh selama 4 tahun diperuntukkan bagi calon-calon pelajar tamatan Sekolah Menengah Pertama berusia 16 tahun ke atas.
Bagi calon-calon pelajar yang berusia dewasa di atas 17 tahun diperbolehkan juga mengikuti kelas intensif dengan syarat dapat mengikuti semua disiplin yang ada dan bersedia diatur oleh pelajar-pelajar senior yang lebih muda.
Jika ada perasaan sombong seperti merasa lebih tua atau lebih berpengalaman, hendaknya perasaan tersebut dibuang jauh-jauh agar tidak mengganggu disiplin dan undang-undang Pondok Modern Darussalam Gontor.
Setiap pelajar baru atau yunior diwajibkan menghormati pelajar senior meskipun pelajar senior tersebut berusia jauh lebih muda.

Sehingga sekarang ini pernah terjadi seorang pelajar berusia 25 tahun bahkan ada yang sudah berkeluarga. Karena mereka bersedia tinggal di dalam kampus dan bersedia mengikuti disiplin yang ada, maka mereka berjaya menyelesaikan pendidikannya sehingga kelas akhir.
Sehingga tulisan ini ditulis, terdapat seorang pelajar Australia yang sudah berkeluarga sedang menduduki kelas akhir yakni kelas 6.

25 May 2010

CATATAN PENTING UNTUK CALON MURID DAN ORANGTUA

Jika anda berminat menyekolahkan putera/puteri anda di Pondok Modern Gontor, maka anda harus memahami dulu perkara-perkara berikut:

- Apa yang anda cari di Gontor. Kalau hanya sekadar shahadah/sijil maka sebaiknya urungkan niat anda untuk belajar di sana. Karena shahadah/sijil yang berupa kertas banyak terdapat di tempat lain yang lebih mudah dan lebih menyeronokkan. Tetapi kalau anda bertujuan semata-mata untuk mencari ilmu, maka Gontor adalah salah satu tempat yang amat sesuai.
- Pondok Modern Gontor adalah milik ummat Islam. Pondok tersebut sudah diwakafkan untuk ummat Islam di hadapan halayak ramai dan media sejak tahun 1958. Oleh itu anda sebagai orang Islam, anda adalah wajar merasa memiliki Pondok tersebut, bukan hanya numpang sebagai tamu atau seorang musafir yang kemudian melupakan Pondok anda. Pondok ini menjadi besar karena pengorbanan para pendiri dan para mukhilishin yang bertungkus lumus Bondo Bahu Fikir Lek Perlu Sak Nyawane Pisan (Harta, Tenaga, Fikiran dan jika diperlukan Nyawanya siap jadi taruhan) dari dulu hingga saat ini termasuk anda. Anda tentu boleh belajar di Gontor tetapi anda harus mengikuti tata cara disiplin yang telah diterapkan sejak Para Pendiri (TRIMURTI) mendirikan Pondok ini. Janganlah menjadi pengacau / perusak aturan disiplin yang ada. Jika anda ingin belajar dengan niat ikhlas insya Allah cita-cita anda akan dikabulkan oleh Allah SWT dan diberkati.
- Biaya yang dikeluarkan untuk Anak anda belajar di Pondok ini adalah untuk membiayai diri sendiri, bukan untuk membayar para pengajarnya apalagi Kyainya (Pimpinan Pondoknya). Maka setiap murid tidak berlaku kurang sopan terhadap gurunya sebagaimana di tempat-tempat lain yang masih kadang-kadang kerap terjadi.
- Pondok memiliki projek ekonomi sendiri untuk kesejahteraan para guru yang mengajar para santri.
- Ada pelanggaran yang berat yang tidak dapat dimaafkan. Diantaranya : Mencuri, Melawan Pimpinan atau para pembantunya, Bergaduh, Keluar dari Kampus tanpa izin, dan berhubungan intim dengan sesama atau lawan jenis. Jika melakukan salah satu dari larangan tersebut, maka dalam waktu segera akan dipulangkan tanpa ada rayuan sedikitpun diterima.
- Jika anda atau anak anda siap untuk belajar di Gontor, maka sebaiknya dari awal dipersiapkan untuk redha dengan keadaan Gontor yang tentunya masih belum sempurna dan masih banyak kekurangan. Dan bersiap untuk mengikuti seluruh aturan disiplin yang ada dengan hati yang ikhlas dan terbuka.
- Jika anak anda ternyata sudah berumur lebih berbanding umur para pelajar senior yang ada di sana, maka hendaknya anak anda rela dan redha untuk diatur dan dipimpin oleh para pelajar senior yang lebih muda.
- Kesombongan karena kekayaan, pangkat, keturunan, kebangsaan, kesukuan, kebudayaan, usia, pengalaman, hendaknya dibuang jauh-jauh agar dapat belajar dengan hati yang lapang. Siap mengosongkan diri sebagai gelas kosong yang siap diisi air ilmu.
- Mungkin ada antara pembaca yang sudah menjadi alumni. Diharapkan anda tetap mengingati Pondok anda setidaknya anda menyisipkan doa untuk Pondok yang anda cintai ini. Dulu muridnya hanya 16 orang pada awal-awal berdiri tahun 1926, tapi kini sudah berkembang menjadi lebih 17000 (tujuh belas ribu) murid. Sebuah tugas Pondok yang cukup berat untuk mendidik mereka. Mohon bantuan doa dari semua pihak.

Selamat mendaftar, selamat belajar, dan jangan setengah-setengah. Jangan berhenti di tengah jalan sebelum tammat kelas enam, kelas tertinggi di KMI (Kulliyatul Mu'allimin al Islamiyah) di Gontor. Buah belajar di Gontor hanya ada di kelas 6.
Ingat itu. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Tiada keberhasilan tanpa pengorbanan. Cita-cita yang tinggi memerlukan pengorbanan yang tinggi. Jangan lihat hari ini. Lihat 10 tahun lagi, jadi apa anak anda.
Jangan tergiur dengan keenakan sesaat dan menderita sepanjang hayat.
Anggaplah belajar di Gontor seperti berangkat perang bagaikan Thariq bin Ziyad berperang ketika menyeberangi lautan Spanyol. Semboyannya : Mati atau Menang. Beliau membakar seluruh kapalnya agar para tenteranya tak dapat pulang lagi.
Berani begitu ? Insya Allah anda dan anak anda akan berjaya belajar di Gontor.
Amin ya Robbal alamin.

11 May 2010

GONTORIANS YAHOOGROPS

Jika anda seorang alumni, maka alangkah baiknya jika anda dapat bergabung di dalam milis gontorians yahoogroups. Di situ anda bisa menjalin tali silaturrahim dengan para alumni yang tersebar di seluruh pelosok dunia. Ada alumni yang saat ini sedang berdomisili di Mesir, Maroko, Saudi Arabia, Kuwait, Amerika, England, Belanda, Jerman, Denmark, Jepang, Thailand, Taiwan, Malaysia, dan Brunei.

Silahkan anda memohon untuk menjadi salah-seorang anggota milis gontorians. Tulislah email yang menerangkan data diri anda dan tahun berapa berada di Gontor dan kirimkan kepada gontorians-subscribe@yahoogroups.com. Dan anda bisa keluar kapan saja jika anda menginginkan dengan mengirim email kepada gontorians-unsubscribe@yahoogroups.com

TIDAK ADA YANG SEMPURNA. ALLAH MAHA SEMPURNA

Pondok Modern Darussalam Gontor menyedari bahwa ia masih belum sempurna dan masih banyak kekurangan sana sini yang senantiasa perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Walau bagaimanapun setiap santri yang masih ataupun yang sudah meninggalkan Gontor harus tahu kelebihan-kelebihan PMDG dibandingkan dengan balai pendidikan yang lain. Karena setiap balai pendidikan di manapun pasti mempunyai titik-titik kekuatan dan titik-titik kelemahan.
Jika anda seorang alumni alangkah baiknya jika anda dapat bergabung dengan yahoogroups gontorians. Karena anda akan bertemu dengan para alumni lain yang tersebar di seluruh pelosok dunia dan anda bisa menjalin jaringan kerja dengan para alumni tersebut yang lintas suku, lintas negara, lintas angkatan dan lintas kelompok.
Mintalah kepada moderator gontorians@yahoogroups.com untuk menjadi salah-seorang anggota di milis gontorians.

30 March 2010

SANTRI SENIOR DAN SANTRI YUNIOR

Semoga di Pondok Gontor, tidak terjadi kekerasan-kekerasan yang tidak diinginkan. Itulah harapan kita. Walaupun sekarang ini sudah ada LARANGAN KERAS terjadinya pemukulan apalagi pemukulan yang membahayakan,FISIK, namun yang namanya manusia yang sedang mengalami alam pubertas dan diliputi keegoan dan keemosian yang tinggi, kemungkinan secara terselubung masih juga terjadi kekerasan yang tidak diharapkan. Walau bagaimanapun kita semua berharap agar kekerasan-kekerasan tidak terjadi di PMDG dan disiplin tetap berjalan dengan baik. Amin.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, maka kedua-dua pihak yunior dan pihak senior hendaknya:
1. Pihak Yunior hendaklah mempersiapkan diri untuk taat sepenuhnya kepada Pimpinan dan para pembantunya bahkan sejak menjadi calon pelajar lagi.
2. Pihak Yunior hendaklah tidak menunjukkan rasa sombong di hadapan Para Senior, bahkan harus menghormati mereka dan sopan di hadapan mereka.
3. Pihak Yunior janganlah meremehkan apa-apa perintah para guru dan pengurus OPPM dan para senior yang lain.
4. Pihak Yunior janganlah sekali-kali melawan ataupun mengancam para senior, apabila sedang mendapatkan teguran.

5. Para Senior hendaklah banyak bersabar kepada adik-adik kelasnya para yunior. Ingatlah mereka adalah datang untuk mencari ilmu dan terkadang masih belum dapat menyesuaikan dengan alam PMDG.
6. Para Senior hendaklah senantiasa ingat bahwa para yunior adalah dihantarkan oleh ibubapa mereka dengan penuh harapan untuk menjadi orang yang baik, berilmu dan beramal sholih. maka janganlah menggunakan hukuman yang membahayakan fisik ataupun kesehatan mereka. Tujuan hukuman adalah agar disiplin dapat berjalan dengan baik. Maka jikalau disiplin sudah dapat ditegakkan dengan memberi hukuman ringan, maka tidak perlulah mereka diberikan hukuman yang lebih berat, apalagi sampai membahayakan fisik ataupun kesehatan.
7. Para Senior hendaklah menghilangkan perasan sombong diri dan keegoan baik karena sebagai senior ataupun sebagai pengurus. Ingatlah bahwa roda senantiasa berputar dan tidak selalu berada di atas. Kewibawaan anda bukanlah karena kekasaran, kekerasan dan kemarahan anda. Tetapi kewibawaan datang bersama kebijaksanaan dan keadilan anda.
8. Para Senior janganlah menyimpan perasaan dendam kepada para yuniornya. Jika memberikan hukuman bukanlah karena perasaan dendam tetapi karena kasih sayang dan demi berjalannya disiplin Pondok.
9. Pondok Modern Gontor adalah milik kita bersama. Jagalah dan cintailah Pondok kita. Disiplin Pondok harus tetap berjalan walaupun tanpa pemukulan dan kekerasan.

Semoga bermanfaat. amin.

10 December 2009

KEMANA SETELAH TAMMAT KMI GONTOR

Banyak muncul pertanyaan ke mana akan melanjutkan pembelajaran setelah selesai KMI Gontor ?.
Seperti diketahui kebanyakan alumni Gontor melanjutkan di Universiti-universiti di Indonesia dan juga Timur Tengah. Di Malaysia saat ini juga menjadi tempat tujuan belajar bagi para alumni Gontor sama ada mereka asal Indonesia ataupun asal Malaysia. Berikut adalah informasi dari email ust Ghufron yang berwarganegara Malaysia mengenai beberapa alumni Gontor asal Malaysia yang kini melanjutkan di Univeriti-universiti tempatan:


assalamualaikum,

untk alumni gontor yang ada d perguruan tinggi awam dan swasta di Malaysia:
di IIUM :
1) ahmad ghufram bin mhd rusdi
2) mohd khairulnizam bin md noor
3) abd hanan bin abdul salam
4) mohammad zamri
5) ahmad al-hafiz
6) dwi dan adik nya yg sy lupa nama penuh nya...

di KUIS:
mohammad syafik bin ibrahim

ipts lain
astrid

untuk pelajar gontor yg tidak ada SPM boleh masuk IPTA/IPTS yg mengiktiraf gontor (IIUM,UKM,UM) dikeranakan tiga university besar di Malaysia telah mengiktiraf pelajar gontor tanpa SPM jadi IPTA/IPTS yg lain pun menerima pelajar gontor.
klu dulu sebelum 2005 klu tak silap saya pelajar gontor M,sia yg tak ada SPM TIDAK diterima di Malaysia.

utk info SPM adalah syarat wajib bg warganegara Malaysia yg mahu berkerja under government so beberapa kawan saya yg tidak ada SPM telah mengambilnya setelah pulang dari gontor dan setelah masuk IIUM.SPM adalah sijil yg boleh di ambil pd bila2 masa.tp selalunya pd umur 17 sama seperti UN di indonesia.

ada pelajar gontor yg ada SPM sebelum ke gontor seperti sy (ahmad ghufran dan abd hanan) tidak ada masaalah utk melanjutkan ke mana-mana ipta/ipts di Malaysia tanpa masuk Matrik or foundation.
I hop this info bnyk membantu antum kalau ada sebarang soalan silakan.
sorry 4 late reply.

ahmad ghufran bin mhd rusdi

01 December 2009

KENDALA MENCINTAI BAHASA ARAB

Kenapa banyak orang sukar atau tidak menyukai bahasa Arab ?. Antara kendala yang mengganggu seseorang mempelajari atau mencintai bahasa Arab adalah karena tidak tahu baca al Quran. Selain itu tidak pernah diberi penanaman bahwa Al Quran adalah sebuah Kitab yang paling top tidak ada duanya. Kitab Suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada seorang Nabi (Muhammad s.a.w) berisi segala panduan untuk hidup berjaya baik di dunia ataupun di akhirat. Tiada satu perkataan apatah lagi satu ayatpun di dalam al Quran yang salah. Isinya boleh dibuktikan kebenarannya sepanjang dunia ini masih ada.
Kenapa tidak banyak orang yang tertarik untuk memperdalami isinya dengan bahasanya yang asli. Banyak orang merasa puas hanya dengan membaca terjemahannya saja padahal kadang-kadang terjemahan kurang tepat dengan maksud perkataan aslinya.

Untuk menghindarkan kendala ini, maka ibubapa hendaklah mengajar anaknya membaca al Quran atau menghantarkan ke tempat-tempat pengajian. Kaedah Qiraati susunan ust Haji Dachlan Salim Zarkasyi adalah salah satu kaedah yang terbukti mudah dipelajari oleh anak-anak seusia 4 tahun.
Setelah dapat membaca al Quran, hantarkanlah ke tempat-tempat yang anak dapat mempelajari bahasa Arab dari asas. Sehingga bahasa Arab bukanlah sebuah bahasa yang asing dan sukar dipelajari. Dengan langkah-langkah dari awal agar anak dapat mencintai al Quran dan bahasanya maka diharapkan anak-anak muslim dapat menguasai bahasa Arab dengan lebih mudah di masa yang akan datang. amin

27 November 2009

PASTIKAN ANAK ANDA BUKAN HANYA BERJAYA DI DUNIA TAPI JUGA MASUK SYURGA

Tidak sedikit ibubapa yang menginginkan putera/puterinya berjaya namun terlupa membekali pelajaran yang amat penting yakni AQIDAH yang benar.
Sungguh suatu kesedihan jika ibubapa terlalu mengejar kejayaan anaknya meskipun terpaksa dimasukkan ke sekolah yang berlainan aqidah semenjak anak berusia dini. Sanggupkah ibubapa berjaya menanamkan aqidah di rumahnya sedangkan di sekolah diajar aqidah yang berlainan. Tidak sedikit terjadi akhirnya anak merasa kebingungan dalam memahami aqidah dan akhirnya keluar dari aqidah yang ditanamkan oleh ibubapanya.

Mempunyai anak yang sholih adalah idaman setiap orangtua. Karena anak yang sholih adalah salah satu pahala yang tidak akan terputus sehingga akhirat selain amal jariah dan ilmu yang bermanfaat. Namun pengorbanan sebesar apakah yang boleh ibubapa berikan untuk menjadikan anaknya menjadi anak yang sholih ???.
Tiada kejayaan tanpa pengorbanan. Pengorbanan yang kecil akan menghasilkan kejayaan yang kecil. Maka untuk memiliki anak yang sholih, pengorbanan seberapakah yang mesti kita keluarkan ? Persoalan inilah yang perlu sentiasa direnungkan.

Ya Allah, berikanlah kami keturunan yang sholihin. amin ya Robbal alamin

23 November 2009

MELANJUTKAN STUDI KE MADINAH MUNAWWAROH

Bagi para alumni Gontor warganegara Malaysia, alamat-alamat di bawah ini penting untuk diperhatikan:

ROYAL EMBASSY OF SAUDI ARABIA,
4th, Floor, Wisma Chinese Chamber, no 258, Jln. Ampang,
50450, Kuala Lumpur. Telp: 03-42579433. Fax: 42561303

ROYAL EMBASSY OF SAUDI ARABIA, ISLAMIC COUNSELLOR OFFICE, KUALA LUMPUR,
110 A, Jln. U-Thant, 55000 Kuala Lumpur,
Tel: 42579586/42579688. Fax: 42579833

KEMENTERIAN PENGAJIAN TINGGI MALAYSIA
Aras 1. Blok E9, Parcel E, Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan,
62520. Putrajaya
website: www.moho.gov.my

WISMA INSTITUTE TERJEMAHAN NEGARA MALAYSIA
No: 2, Wangsa Maju Jln. 2/27E,
Seksyen 10, Wangsa Maju.
Tel: 03-41497210, fax: 41491535

MINISTRY OF FOREIGN AFFAIRS
Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan, CONSULAR DIVISION,
No: 1, Jln. Wisma Putra, Precint Dua,
Parcel C, WP2, 62002, Putra Jaya, Malaysia,
Tel: 03-88874000

SAUDI ARABIAN AIRLINES,
Unit C-11-2, Level 11,
Block, Megan Philleo Avenue,
Ni.12, Jln. Yap Kwan Seng,
50450, Kuala Lumpur
Tel: 03-21664488
Fax: 03-21663387

Setelah anda selesai kelas 6 dan pengabdian satu tahun mengajar, maka anda akan diberikan sijil / shahadah dari Pondok Modern Gontor. Sijil tersebut, senarai daftar nilai, surat beranak ditarjamahkan di Institute Terjemahan Negara, kemudian dicopkan di Kementerian Luar Negara. Terakhir dicop di Kedutaan Saudi Arabia.
Setelah selesai semua dan disertakan surat sokongan dari sekurangnya dua orang kenamaan alumni Madinah, maka kirimkan lah permohonan ke Islamic University Medina, Kingdom of Saudi Arabia.
Untuk maklumat lebih lengkap tentang Islamic University Medina layarilah website: http://www.iu.edu.sa/

20 November 2009

TARIKH CUTI TAHUN 2010 DAN TAHUN 2011

HARI CUTI DI GONTOR TAHUN 2010 DAN 2011

CUTI PERTENGAHAN TAHUN 1431 H (2010 M)

10 R. Awal 1431 H – 20 R. Awal 1431 H bersamaan 23 Feb 2010 – 05 Mac 2010

CUTI AKHIR TAHUN 1431 H

21 Sya’ban 1431 H – 10 Syawwal 1431 H bersamaan 01 Ogos 2010- 18 Sep 2010



CUTI AWAL TAHU N 1432 H (2011 M)

10 R. Awal 1432 H – 20 R. Awal 1432 H bersamaan 12 Feb 2011 – 22 Feb 2011
20 Sya’ban 1432 H – 10 Syawwal 1432 H bersamaan 20 Jul 2011 - 07 Sep 2011

Anda boleh merancang membeli tiket lebih murah jika jauh-jauh hari sudah mengetahui tarikh cuti.
Anda dinasihatkan agar lebih baik menempah tiket dengan menambah satu hari awal cuti dan mengurangkan satu hari akhir cuti, karena terkadang ada perubahan pada saat akhir oleh Pondok. Contohnya jika tarikh awal cuti 01 Ogos 2010, maka tempahlah tiket pada 02 Ogos. Dan balik ke Gontor 18 Sept 2010, maka tempahlah pada 17 Sept 2010 agar tidak hangus tiket yang sudah dibeli karena ada perubahan hari cuti.

BINGUNG MENCARI TEMPAT PENDIDIKAN YANG BAIK

Hampir semua ibubapa yang bertanggung pasti sentiasa berusaha untuk mencari tempat pendidikan yang terbaik untuk putera-puterinya.
Masalahnya tidak semua ibubapa mengetahui di manakah tempat yang akhirnya menjadi pilihan bahkan tidak sedikit dari mengalami kebingungan. Keadaan ini memang biasa dan wajar terjadi kerana dialami oleh hampir setiap orang.
Bagi ibubapa yang menghendaki anaknya menjadi seorang pendidik dan pendakwah, atau pengusaha wiraswasta, atau seorang ulama yang celik keadaan semasa, maka Gontor adalah salah satu tempat yang sesuai. Walaupun begitu tidak mustahil seorang alumni Gontor boleh menjadi ahli parlimen, atau ahli politik, bahkan seorang dokter pakar, karena tidak sedikit juga yang akhirnya melanjutkan ke jurusan-jurusan umum / sain.
Apapun keputusan terakhir dalam pemilihan tempat pendidikan, adalah bergantung kepada cita-cita ibubapa dan anak secara bersama. Perbincangan dan penyatuan pendapat serta pandangan jauh diperlukan oleh ibubapa dan anak dalam mengkaji pemilihan tempat pendidikan.
Jika ibubapa tidak mempunyai pandangan dan tidak ada cita-cita untuk anaknya sedangkan keputusan diserahkan kepada anak, maka kawan-kawan anaknya yang sebaya akan mempunyai banyak pengaruh dalam pemilihan tempat. Dalam hal ini, sering mengakibatkan penyesalan ibubapa di kemudian hari.
Nasihat saya: Janganlah lihat anak kita hari ini saja, tapi bayangkanlah 10 tahun lagi anak kita akan jadi apa ?. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang kemudian. Kalau boleh berenang-renang ke hulu berenang-renang kemudian. Tiada kejayaan tanpa pengorbanan.
Selamat beristikharah dan selamat berjaya. Semoga Allah memberikan kepada kita putera puteri yang shalihin yang masuk syurga. amin ya Robbal alamin

JANGAN LAKUKAN !!!

Larangan keras yang menyebabkan seorang santri dikeluarkan dari sekolah / Pondok dengan tidak hormat:
1. Mencuri.
2. Melawan Pimpinan atau para pembantunya.
3. Bertengkar / bergaduh.
4. Keluar Pondok tanpa izin dari bahagian Keamanan.
5. Berhubungan dengan wanita / zina atau sesama jenis.

Jika seseorang dikeluarkan maka tiada apa-apa surat keterangan akan diberikan. Jika ada pun akan diberikan sekeping surat keterangan yang pelajar tersebut telah dikeluarkan dari Pondok karena sebab pelanggaran. Dan ibubapa mesti datang untuk mengambil putera/puterinya setelah melunasi semua kewajiban administrasi Pondok termasuk hutang piutang terhadap kawan-kawan jika ada.

Jika ingin belajar di Pondok, berniatlah dengan baik untuk mencari ridha Allah mencari ilmu sehingga tammat dengan husnul khatimah. amin.

SEMUA YANG ADA DI PONDOK UNTUK PENDIDIKAN

Apa yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan selama berada di Pondok Gontor adalah semata-mata untuk pendidikan. Apa yang baik yang ada di Gontor ? banyak sekali. Contohnya:
- Di Gontor ada pelajaran agama dan pelajaran umum / sain.
- Di Gontor ada keorganisasian secara praktikal.
- Di Gontor ada bahasa Arab dan bahasa Inggris yang dipraktikkan selama 24 jam.
- Di Gontor ada persaudaraan Islam yang kuat, tak kira bangsa dan suku.
- Di Gontor ada kesenian.
- Di Gontor ada kegiatan pramuka (pengakap) aktif
- Di Gontor ada pelajaran wajib berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris).
- Di Gontor ada kesederhanaan.
- Di Gontor ada pelajaran keikhlasan yang dapat dirasakan setiap saat.
- Di Gontor ada pelajaran ekonomi secara tidak disedari.
- Di Gontor ada kemandirian
- Di Gontor ada keberanian
Dan masih banyak lagi. Kadang-kadang pelajaran-pelajaran di atas tidak diajarkan di dalam kelas namun secara tidak langsung akan meresap pada diri setiap pelajar / santri.
Janganlah diambil sebahagian-sebahagian. Jika anda berada di Gontor, ambillah semua yang positif yang pernah anda dapatkan dari sana.
Beruntunglah orang yang menyadari hal ini. Sebesar keinsafanmu sebesar itu pula keuntunganmu.

19 November 2009

UMUR MINIMA PELAJAR

Untuk masuk ke Gontor, calon pelajar setidaknya telah menyelesaikan pembelajarannya di sekolah rendah. Yakni usia 13 tahu ke atas.
Masa pembelajaran di Gontor adalah 6 tahun dari tingkatan satu sampai tingkatan kelas enam dikenali dengan program Kulliyatul Mu'allimin al Islamiyah (KMI). Setelah enam tahun belajar, pelajar diwajibkan praktik mengajar selama satu tahun sambil mengikuti kuliah di Institut Studi Islam Darussalam (ISID) setaraf Universiti.
Bagi mereka yang telah menyelesaikan studi di SMP atau setaraf SPM yakni berusia 15 tahun ke atas dapat mengikuti program KMI intensif selama 4 tahun saja.
Gontor tidak menjamin memberikan sijil kepada setiap murid yang belajar di sana.Sijil akan diberikan kepada murid yang selesai pembelajarannya dan berakhlak baik.
Dua bahasa Arab dan Inggris adalah bahasa wajib di Gontor. Bahasa Indonesia /Melayu boleh digunakan di tahap awal pembelajaran di asrama yang dikhaskan untuk pelajar-pelajar baru.
Biaya yang dibayarkan kembali kepada anak santri sendiri bukan kepada guru atau kyai. Guru dan Kyai membiayai dirinya sendiri dengan mendirikan unit-unit usaha ekonomi.
Belajar mandiri, belajar ikhlas, belajar berukhuwwah, belajar berkorban itulah di Gontor.
Masuklah Gontor secara keseluruhan jangan setengah-setengah.

GONTOR MILIK UMMAT ISLAM

Gontor sudah diwakafkan sejak tahun1958. Maka Gontor milik ummat Islam, perlu dijaga, dibela dan diperjuangkan.
Jika Gontor besar dan maju, maka ummat Islam harus ikut bersyukur. Jangan sampai ada anasir-anasir yang ingin mengganggu meruntuhkan Pondok ini.
Semoga anda semua apalagi para alumni harus senantiasa mengikuti perkembangan Pondok Modern Gontor yang kini dengan cabang-cabangnya berjumlah 12 Gontor dalam satu pentadbiran dengan jumlah murid sebanyak lebih 16.000 (enam belas ribu) pelajar/santri. Bahkan tidak sedikit yang datang dari luar Indonesia seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Australia, Amerika, Brunei, Saudi Arabia, Mesir)

KIRIMKAN PUTERA / PUTERI TERBAIK ANDA KE GONTOR

Diharapkan para alumni Gontor dapat menjadi calon pemimpin ummat, sama ada di bidang agama atau kemasyarakatan setidaknya menjadi pemimpin keluarga.
Semua orang Islam mengharapkan agar mereka mempunyai para ulama yang bijak dan cerdik. Maka tidak wajar kalau sekolah agama diisi oleh orang-orang yang tidak berkualiti.
Saya sering mendengar orangtua berkata kepada anaknya:
- "Kalau kamu tidak lulus atau nilai kamu tidak baik, maka ayah akan hantar ke Gontor".
- "Kalau kamu nakal dan susah dinasihati, maka kamu akan dihantar ke Gontor".
Saya juga diberitahu:
-" Kalau anak saya nilai peperiksaannya baik, maka akan saya hantar ke sekolah favorite / sekolah unggulan. Tapi kalau ternyata nilainya rendah, maka akan saya hantar ke Gontor".

Masya Allah. Apakah Gontor ini tempat untuk anak-anak buangan ?. Dalam masa yang sama kita mengharapkan agar para ulama kita terdiri dari orang-orang yang baik dan cerdik.
Sungguh sesuatu yang bertolak belakang.
Oleh itu hantarkanlah anak-anak yang paling baik ke Gontor agar kelak dapat diharapkan menjadi ulama yang geliga. amin

09 October 2009

MAKLUMAT BIAYA PENDAFTARAN SYAWWAL 1430 H GONTOR PUTERI 2

Dipermaklumkan kepada segenap calon siswa KMI (Kulliyatul Mu’allimat Al Islamiyah) Pondok Modern Gontor Puteri 2, bahawasanya untuk tahun ajaran 1430-1431 /2009-2010, biaya ditetapkan sebagai berikut.


A.BIAYA ADMINISTRASI PENDAFTARAN CALON SISWI KMI : RP. 3300.000.00
( uang pangkal masuk KMI, uang penambahan bangunan baru, uang kepanitiaan bulan Syawwal, uang kertas, uang majalah Gontor, uang kesehatan, uang pembangunan kampus baru Pondok Moder Gontor I, iuran sekolah dan Pondok (setiap bulan), iuran uang makan (setiap bulan)

B. BIAYA ORGANISASI RP. 34.000.00 (IURAN Pramuka, Perpustakaan, Rayon, Penghijauan.

C. BIAYA PERLENGKAPAN : RP: 154.000.00 (Buku tabungan, transfer/wesel, paket, tas sandal, sewa kotak sepatu, sewa lemari, kasur)

JUMLAH KESELURUHAN RP. 3.488.000.

Biaya di atas belum termasuk biaya Seragam, peralatan sehari-hari dan buku pelajaran.
Iuran makan dan sekolah bisa berubah sewaktu-waktu.

04 October 2009

MENDAFTARKAN PELAJAR BARU

Saya baru membantu seorang santriwati (pelajar perempuan) berusia 12 tahun ke Pondok Gontor Puteri di Mantingan.
Untuk Gontor Putera pendaftaran ditutup tanggal 10 Syawwal jam 12 tengah malam. Tetapi untuk Gontor Puteri ditutup tanggal 20 Syawwal jam 12 malam. Saya mendaftarkan pelajar tersebut pada 10 Syawwal 1430H.
Suasana ramai penuh dengan para walimurid dan calon-calon pelajar yang ingin mendaftar. Bersamaan pula dengan pendaftaran ulang para pelajar lama. Tempat ruang tamu baik untuk kaum ibu atau bapa atau penginapan berbayar juga penuh. Maka tidak heran kalau lapangan parking mobil dibuat tempat tinggal sementara, baik hanya sekedar menggelar tikar atau pun mendirikan kemah-kemah.
Uang Pendaftaran untuk pelajar baru tahun ini sekitar hampir Rp 3.500.000. Tidak termasuk pakaian seragam dan buku-buku pelajaran. Bagi pelajar luar negeri diperlukan lagi Rp. 3000.000 tambahan untuk pengurusan visa belajar selama setahun.
Dokumen yang perlu dibawa : 1. Surat kelahiran (surat beranak) 2. Surat dari sekolah yang menyatakan pernah duduk di kelas 6 sekolah rendah 3. foto 8 lembar ukuran 3x4 dan 2 lembar ukuran 4x6.
Ujian akan dilaksanakan dengan dua cara : 1.lisan dan 2. tulis. Yang diujikan lisan antaranya bacaan al quran dan bacaan shalat serta psiko test. Sedangkan ujian tulis akan diujikan : imla' (menulis arab), bahasa Indonesia, Berhitung (hisab).

Meninggalkan anak di Pondok pertama kali memang cukup berat. Tetapi terpaksa harus dialami karena akan berproses.Selamat berjaya.
amin
Semoga berjaya.

23 August 2009

GONTOR DAN CABANG-CABANGNYA

1. PMG 1 (DARUSSALAM), Gontor Mlarak, Ponorogo 63472. telp: 0352-311711, 311911.
2. PMG 2 (DARUSSALAM), Madusari, Siman, Ponorogo 63471, telp: 0352-483729, 482670, 488570
3. PMG 3 (DARUL MA'RIFAT), Sumbercangkring, Gurah Kediri 64181. telp: 0354-545115
4. PMG 4 (PESANTREN PUTERI).
Puteri 1 Mantingan Ngawi 0351-672000/673261
Puteri 2 Mantingsn Ngawi 0351-673263 / 672646
Puteri 3 Widodaren Ngawi 0351-673519 / 673523
Puteri 4 Konawe Selatan Sulteng 0401-3007647
Puteri 5 Kandangan Kediri 0354-326859
5. PMG 5 (DARUL MUTTAQIEN, Kaligung Rogojampi Banyuwangi 68462
6. PMG 6 akan ditambahkan kemudian

12 August 2009

SELAMAT BERLIBUR DI BULAN RAMADHAN

Alhamdulillah saat ini adalah saat liburan yang biasanya sudahpun ditunggu-tunggu oleh seluruh santri dan ibubapa. Kami mengucapkan SELAMAT BERLIBUR BERSAMA KELUARGA. Kalau boleh kami berpesan sebagai berikut:
1. Nikmati masa liburan ini sebaik-baiknya.
2. Ikutilah pesan-pesan Pondok dalam buku Etiquette.
3. Bahagiakanlah ibubapamu dengan perbuatan-perbuatan yang mulia.
4. Jangan sekali-kali meninggalkan shalat 5 waktu.
5. Cek lagi Paspor dan surat-surat Penting dari Pondok. (kad putih imigresen jangan sampai hilang untuk masuk balik ke Indonesia, surat jalan dari Pondok, dan buku aktifitas). Persiapkan mulai sekarang sehingga ketika pulang lagi ke Pondok, tidak berlaku kalangkabut.
6. Baik lulus atau tidak lulus, berniatlah pulang ke Gontor karena yang penting mendapatkan ilmu bukan mendapatkan sijil.
7. Berniatlah untuk kembali ke Gontor dengan penuh taat dan ikhlas, ridha dengan apa yang ada, mensyukuri nikmat-nikmat yang ada.
8. Janganlah ada menyimpan perasaan takabbur/sombong siapapun dan apapun kedudukan anda, karena sifat ini akan menghancurkan diri sendiri.

Semoga liburan ini menambah anda lebih bersyukur karena anda belajar di Gontor. amin

15 June 2009

MENGKRITIK PONDOK

Banyak orang berkeinginan menyumbang kritik kepada Pondok. Ada kritik yang dapat diterima karena mengarah kepada pembangunan dan perbaikan. Dan ada kritik yang tidak dapat diterima karena dianggap sudah dikerjakan oleh Pondok atau karena tidak sesuai dengan alam Pondok.
Kritik membangun yang paling disukai adalah kritik yang datang dari orang yang berpengalaman dalam soal kePondokan. Apalagi kritik dari orang yang memang banyak berjasa dan berkecimpung di dalam Pondok. Orang yang ikhlas tanpa berniat apa-apa melainkan lillahi ta'ala.
Kritik yang tidak disukai adalah datang dari orang yang memang tidak mengenali alam Pondok, tidak faham tujuan Pendidikan Pondok. Apalagi kalau datang dari orang yang ingin menjatuhkan Pondok atau orang tidak berjasa sama sekali dengan Pondok.
Banyak orang mengkritik atas alasan sayang kepada Pondok tapi sebenarnya ada niat yang kurang baik di sebalik kritikan tersebut, seperti ingin menjatuhkan Pondok atau sejenisnya.
Walllahu a'lam
Yang jelas semua kritikan harus didengar dengan hati yang lapang walaupun tidak harus diterima semua.

MENCARI IJASAH DI GONTOR

Sebenarnya dari mula Pondok Modern Darussalam Gontor didirikan tidak bertujuan mengeluarkan ijasah / sijil / shahadah. Kalaupun ada, hanya diberikan selembar kertas keterangan yang menerangkan bahwa si murid pernah belajar di PMDG. Surat Keterangan itu saja. Bukan Surat Ijasah / Sijil / Shahadah. Walaupun semakin lama semakin banyak murid, namun para murid tahu dan sedar bahwa mereka setelah belajar akan hanya mendapatkan Surat Keterangan saja. Mereka ikhlas dan redha dengan apa yang diberi oleh Pondok. Mereka lebih mementingkan ilmu dan kualitas diri daripada selembar kertas.
Namun setelah berlalunya zaman, para alumni PMDG semakin bertapak di tengah masyarakat dan banyak diakui oleh orang ramai akan kualitas para alumni tersebut. Apalagi kini PMDG telah mengeluarkan shahadah/sijil yang diakui dan dii'tiraf oleh banyak institusi. Maka tidak heran kalau calon-calon murid berdatangan dari seluruh pelosok Indonesia dan luar negeri.
Tapi sayangnya banyak dari para calon ini yang lupa bahwa ke Gontor bukan mencari ilmu dan pendidikan tetapi mencari sijil/shahadah. Akibatnya mereka ingin cepat selesai, lebih cepat lebih baik, asalkan dapat ijasah/shahadah.

Di sini dinasehatkan agar para calon pelajar sejak mula menginjakkan kaki di Pondok sebaiknya berniat mencari ilmu dan pendidikan bukan mencari shahadah. Pasang niat mahu belajar setahun dua tahun tiga tahun empat tahun asalkan dapat ilmu. Kalau meninggalkan Pondok dengan mendapatkan shahadah maka bersyukurlah, alhamdulillah. Kalau tidak mendapatkan ijasahpun, pasti sudah mendapatkan ilmu dan pendidikan yang baik. Bersyukurlah.

Jangan belajar di Gontor hanya bertujuan belajar bahasa Arab saja, hanya belajar bahasa Inggris saja, hanya asalkan disebut alumni Gontor saja, hanya asalkan tahu kehidupan Pondok saja, hanya ambil ijasah saja dan lain-lain sejenisnya. Berniatlah dan ikhlaskanlah diri anda untuk belajar di Gontor. Apa saja yang diberikan oleh Pondok walaupun kurang suka, terimalah dengan ikhlas dan redha. Semoga anda mendapatkan ilmu yang barakah. Amin.

31 May 2009

SURAT PERMOHONAN SETIAP SANTRI KELAS VI

SURAT PERMOHONAN


Bismillahirrahmanirrahim,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Mohammad Masruh HA bin H. Ahmad
NO stb: 8620, Konsulat : Semarang
Mohon dengan hormat diterima duduk di kelas VI (enam) KMI Pondok Modern tahun ajaran 1977 M / 1397 H, dengan kesanggupan:
1. Percaya dan ta’at sepenuhnya kepada Pimpinan Pondok Modern dan pembantu-pembantunya, serta melaksanakan dengan sebaik-baiknya segala bimbingan Pimpinanan Pondok Modern dalam segala gerak / bidang tanpa membantah
2. Menta’ati segala peraturan/ disiplin dan sunnah Pondok Modern serta segala kebijaksanaan Pimpinan Pondok Modern/pembantu-pembantunya, dan tidak akan melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh Pompnan Pondok Modern.
3. Berpegang teguh kepada prinsip-prinsip Pondok Medern sebagaimana yang telah berlaku, berdiri di atas dan untuk segala golongan.
4. Memenuhi dengan sebaik-baiknya kewajiban yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Pondok Modern untuk kepentingan KMI,Pondok, Organisasi Pelajar, Pembayaran makan dan lain-lainnya.
5. Sanggup menta’ati segala program pengajaran dan pendidikan kelas VI (enam) dengan penuh kesungguhan, ketekunan dan keikhlasan.
6. Sanggup melaksanakan kegiatan-kegiatan dan disiplin Organisasi Pelajar Pondok Modern dengan penuh kesungguhan, ketekunan dan keikhlasan.
7. Sanggup menjadi tauladan dalam melaksanakan disiplin dan sunnah Pondok Modern.
8. Kalau memang saya terpaksa minta izin meninggalkan Pondok Modern untuk sesuatu dan lain hal dalam satu tahun ajaran mendatang ini, saya tidak akan melampaui batas izin yang telah diberikan oleh Pimpinan Pondok Modern dengan alasan apapun.
9. Kalau ternyata saya tidak dapat/dianggap tidak dapat menepati janji-janji tersebut di atas, saya bersedia menerima tindakan apapun dari Pimpinan Pondok Modern berserta pembantu-pembantunya.

Kemudian atas terkabulnya permohonan saya ini, saya ucapkan banyak-banyak terimakasih .

Gontor 21 September 1976
Saya yang tersebut di atas
Tandatangan:
Nama terang


Kepada yang terhormat:
1. Bapak Direktur KMI Pondok Modern
2. 2. Bapak Pengasuh Pondok Modern
Di GONTOR PONOROGO

TARIKH PENTING DI GONTOR

JADWAL TAHUNAN GONTOR


11 Syawwal Pembukaan Tahun Ajaran KMI
14 Dzul Qa’dah Apel Tahunan Gontor Puteri 1
21 Dzul Qa’dah Apel Tahunan Gontor III
24 Dzul Qa’dah Apel Tahunan Gontor Puteri III
28 Dzul Qa’dah Apel Tahunan Gontor VI
5 Dul Hijjah Apel Tahunan Gontor V
12 Shofar Awal Ujian Lisan Awal Tahun
25 Shofar Awal Ujian Tulis Awal Tahun
10 Rabiul Awwal Awal Liburan Awal Tahun
20 Rabiul Akhir Akhir Liburan Awal Tahun
24 Rajab Awal Ujian Lisan Akhir Tahun
7 Sya’ban Awal Ujian Tulis Akhir Tahun
18 Sya’ban Akhir Ujian Tulis Akhir Tahun
20 Sya’ban Awal Liburan Akhir Tahun
10 Syawwal Tarikh Akhir masuk Pondok

09 May 2009

CARA MUDAH MENGIRIMKAN UANG KEPADA ANAK DI GONTOR (KHUSUS DARI MALAYSIA)

Alhamdulillah saat ini telah dibuka Bank Muamalat Indonesia cabang Kuala Lumpur. Ini sangat membantu ibubapa dalam mengirimkan uang kepada anaknya yang berada di Indonesia.
Apa yang perlu kita buat adalah anak kita membuka akaun/ rekening Bank Muamalat di Indonesia (contoh di Ponorogo). Ibubapa membuka akaun Bank Muamalat Indonesia. Boleh menyimpan dengan bentuk ringgit dan boleh dalam bentuk rupiah. Jika ibubapa ingin mentransfer di sana disediakan mesin yang tiada dipungut biaya transfer.
Untuk maklumat lebih lanjut silakan menghubungi Bank Muamalat Indonesia beralamat:
G.23 Ground Floor Kompleks Antarabangsa, Jln. Sultan Ismail, 50250 Kuala Lumpur. Tel: 603-27110807. (Mudahnya dekat dengan station Star Raja Chulan).

04 May 2009

BAYARAN / YURAN BULANAN DI GONTOR

Tidak sedikit yang tidak mengetahui bahwa bayaran / yuran bulanan yang diwajibkan oleh Pondok bukanlah untuk gaji (saguhati) para guru atau kyai. Perlu diketahui bahwa guru-guru dan Kyai tidak digaji. Para Kyai dan guru-guru mengajar dengan ikhlas tanpa gaji. Apalagi diambil dari hasil uang yang dikumpulkan dari yuran bulanan. Ini yang tidak banyak diketahui oleh banyak orang termasuk ibubapa.
Jadi diminta ibubapa janganlah merasa sudah membayar guru-guru apalagi Kyai. Sesungguhnya bayaran yang telah ibubapa bayarkan adalah untuk anak-anak mereka sendiri. Bayaran makan, digunakan untuk keperluan makan anak. Itupun terlalu murah jika dibandingkan dengan makan di luar. Cuba bayangkan kalau makan di luar tiga kali sehari makan kenyang dikalikan sebulan ?.
Sedang bayaran sekolah digunakan untuk keperluan sekolah anak agar anak-anak dapat belajar dengan baik seperti pembelian kapur tulis, perbaikan meja kursi dan papan tulis, meja guru. Bukan untuk gaji guru-guru wahai ibubapa.
Bayaran-bayaran itu untuk keperluan pendidikan anak-anak ibubapa agar dapat belajar dengan baik dengan makan yang cukup sederhana dan sehat.

Lantas dari mana Guru-guru hidup ?. Di sinilah persoalan yang menarik. Bagaimana mereka hidup ? Kenapa mereka bersedia ikhlas mengajar ? Tidak ada Overtime ? mereka bekerja lebih dari biasa ? Mereka gembira dan segar. Alhamdulillah.
Sebenarnya Pondok telah menyediakan unit-unit usaha yang dapat menampung dapur para guru dalam keadaan yang sederhana. Dimaksudkan agar para guru tidak mengganggu uang yuran yang diberikan oleh murid.
Jadi tidak ada istilah murid melawan guru, atau murid merasa telah menghidupi para guru, atau murid telah membeli guru. Murid harus menjadi murid yang taat pada guru.

Adapun sumbangan untuk pengembangan wakaf bangunan dan perluasan wakaf setahun sekali memang itu dipergunakan untuk tujuan tersebut. Maka ikhlaskanlah.

Pertanyaan ? Berapakah jumlah uang yang diberikan ibubapa kepada Pondok ? dan berapakah jumlah uang yang diberikan kepada anaknya ?. Renungkanlah.
Setimpalkah pengorbanan anda agar anak anda menjadi anak yang ibubapa cita-citakan ?.

Perumpamaan jika anda memancing ikan : Wajarkah anda memberi umpan kecil untuk mendapatkan hasil tangkapan yang besar ?.
Renungkanlah.
Cita-cita yang besar, memerlukan pengorbanan yang besar.

PARA SANTRI DARI LUAR NEGERI

Tidak mudah bagi para santri yang datang dari luar negeri karena banyak faktor. Seperti: faktor budaya, faktor makanan, faktor cuaca, faktor lingkungan, faktor bahasa, faktor masyarakat dan lain-lain.
Nasehat saya bagi para santri luar negeri: Sesuaikanlah dirimu di alam yang baru, bersyukurlah anda sempat mengecapi alam Indonesia ala Gontor, Carilah yang tidak ada di negerimu, janganlah merasa sombong karena anda datang dari luar negeri, ikutilah semua disiplin Pondok dengan ikhlas dan gembira, bayarlah semua administrasi yang diwajibkan oleh Pondok sebelum mempergunakan untuk perbelanjaan yang lain, bawalah nama baik negaramu, hormatilah guru-gurumu dan kakak-kakak kelasmu walaupun mereka kadang-kadang lebih muda, lebih miskin, lebih kampung, lebih kecil dan lain-lain.

Ingat ! jika anda melanggar disiplin sampai ke peringkat dipulangkan, maka anda akan segera dipulangkan tanpa menunggu lama-lama. Tetapi sebelum itu anda akan diminta menyelesaikan semua biaya administrasi yang belum dibayar. Orangtua anda juga akan diminta datang untuk mengambil anda. Dan semua urusan imigrasi harus sudah selesai sebagaimana yang telah diatur oleh negara Republik Indonesia.

Diharapkan anda dapat menyelesaikan study di Gontor dengan husnul khatimah dan jangan sampai melanggar disiplin Pondok yang terkenal tegas apalagi sampai dipulangkan. Na'udzubillah min dzalik.

DITURUNKAN KELAS ATAU DIPINDAHKAN KELAS

Jika seseorang santri melakukan pelanggaran yang dianggap berat terutama di segi akhlak, maka akan diberikan denda yang setimpal. Denda/hukuman yang cukup berat seperti diturunkan kelas yang lebih rendah atau dipindahkan ke kelas lain, bahkan dipindahkan ke Pondok Gontor yang lain adalah merupakan perkara yang biasa terjadi di Pondok. Semua itu seharusnya ditaati dan diikuti dengan ikhlas tanpa ada perlawanan. Untuk menghindari dari hukuman-hukuman baik berat atau ringan, sebaiknya sejak masuk Pondok setiap santri berniat untuk tidak melanggar disiplin / peraturan yang telah ditetapkan oleh Pondok.
Ingatkah ? Setiap santri ketika akan masuk Gontor, telah diminta menandatangani surat pernyataan bahwa dia akan mengikuti dan mentaati segala keputusan yang telah diberikan oleh Pimpinan Pondok dan para pembantuya. Begitu juga ibubapa harus bersedia menandatangani surat pernyataan serupa sebelum meletakkan anaknya di Pondok.
Oleh itu jika terjadi keputusan penurunan kelas atau pemindahan kelas, tidak seharusnya dipertikaikan. Semua itu adalah sebuah proses pendidikan, apakah santri mahu taat dan ikhlas mengikuti disiplin Pondok dan arahan Pimpinan atau tidak.

BERJASA TERHADAP PONDOK

Tidak ada jaminan dihargai bagi sesiapa yang telah berjasa di Pondok. Pondok adalah tempat latihan amal shalih, tempat latihan keikhlasan, tempat latihan perjuangan. Jika anda merasa berjasa di Pondok dan merasa tidak dihargai kemudian anda kecewa, maka keikhlasan anda perlu dipertanyakan. Jika anda benar-benar seorang yang ikhlas lillahi ta'ala maka anda akan tetap berjasa terhadap Pondok walaupun tidak dihargai oleh manusia. Allah tetap melihat apa yang telah anda perbuat terhadap Pondok. Pondok adalah tempat ibadah, tempat pendidikan kader-kader pemimpin ummat.
Anda tidak perlu kecewa setelah berjasa terhadap Pondok, karena balasan Allah akan tetap ada dan lebih besar dari yang dibayangkan oleh manusia.
Ya Allah jadikanlah kami orang-orang yang mukhlishin dan bersyukur. amin

SANTRI YANG SOMBONG

Gontor bukan tempat yang sesuai untuk Santri atau Calon Santri yang sombong. Jika ingin menjadi santri yang berjaya dan husnul khatimah di Gontor, maka ia harus melepaskan baju kesombongannya. Seperti merasa lebih pintar, lebih kota, lebih maju, lebih modern, lebih kaya, lebih dewasa, lebih tua, lebih pangkat, lebih segalanya. Jiwa merasa lebih inilah yang mengakibatkan rasa sombong sehingga sukar diatur, suka melanggar disiplin. Jika melanggar disiplin, ia tidak mahu menerima hukuman/sangsi. Mahunya diistimewakan : Melanggar tapi tidak dihukum, atau minta dihukum yang ringan-ringan. Ini merusak Pondok, merusak kawan-kawan yang lain, merusak disiplin. Ini penyakit, penyakit menular. Penyakit yang harus dibuang.
Gontor tidak melihat anak siapa dan dari mana. Semua diajar dan diberi ilmu dan pendidikan.
Oleh itu anak yang datang terutama dari Kota Besar apalagi dari luar negeri, tolong buang kesombonganmu. Jangan merasa anda lebih dari yang lain. Anda sedang dididik dan diajar. Baik orang yang mendidik dan yang mengajar itu orang yang lebih muda, lebih kampung, lebih miskin, lebih kecil atau lebih rendah daripada anda. Maka anda harus taat ikhlas tanpa melawan. Itu yang namanya mencari ilmu, mengemis ilmu, mencari pendidikan dan mencari akhlak yang mulia. Kesombongan adalah sifatnya syaitan.
Jangan mentang-mentang anda datang dari alam yang lebih maju, anda merasa tidak mahu ikut disiplin. Anda seenaknya melanggar disiplin. Jangan minta diistimewakan. Persiapkanlah mental anda sebelum masuk Pondok. Bersediakah anda membuang perasaan sombong tersebut ? Ikhlaskah anda mengikuti segala disiplin Pondok yang sudah ditegakkan sejak puluhan tahun yang lalu. Jika anda masih keberatan mengikuti disiplin Pondok, maka Pondok bukanlah tempat yang sesuai untuk anda. Tidak perlu coba-coba dan jangan menjadi sumber penyakit yang akan merusak santri yang lain.

IBUBAPA PERLU BEKERJASAMA DENGAN PONDOK

Di sini diperlukan pemahaman yang sama antara ibubapa dan Pondok dalam mendidik anak. Pondok ingin mendidik anak-anak kita agar menjadi anak-anak yang shalih, anak-anak yang berilmu, anak-anak yang kreatif, anak-anak yang berjiwa pahlawan, anak-anak yang berdikari, anak-anak yang berakhlak mulia, anak-anak yang bisa hidup sederhana, anak-anak yang bisa hidup di mana saja.
Ibubapa perlu faham betul akan arah ke mana tujuan pendidikan pondok.
Ibubapa tidak sepatutnya hanya senantiasa mendengarkan laporan-laporan negatif mengenai pondok dari anaknya. Perlu dicek kebenaran laporan anaknya. Apakah sebelum ini anaknya pernah berbohong atau tidak. Siapa tahu kali ini tidak benar apa yang dilaporkan oleh anaknya.
Seandainya benar pun apa yang dilaporkan anaknya, demi pendidikan anaknya, ibubapa harus satu jalan dengan Pondok. Sehingga anak tidak bercelaru dalam menentukan masa depannya.
Pondok dalam menegakkan disiplin akan senantiasa membela para pengurusnya. Oleh itu anak santri harus mengikuti apa yang telah ditentukan oleh para pengurus Pondok (Kyai, para guru, dan para pemegang amanah keorganisasian). Ibubapa juga harus membantu menegakkan berdirinya disiplin Pondok. Bukan malah membela anaknya yang melakukan pelanggaran disiplin. Hukuman / sangsi yang dikenakan beragam. Ada yang berat, sedang setengah ringan dan ringan.
Yang paling berat adalah dipulangkan. Yang sedang adalah diskors / dicutikan setahun, atau diturunkan / dipindahkan kelas yang lebih rendah. Dan yang setengah ringan seperti botak rambut dan diberi hukuman di hadapan para santri yang lain. Dan yang ringan seperti membuat karangan, menyapu, berlari, dan sejenisnya.
Dalam hal ini ibubapa tidak perlu membela anaknya yang terkena hukuman yang disebabkan oleh pelanggaran yang telah dilakukan oleh anaknya.
Terkadang juga anaknya tidak melakukan kesalahan, tetapi kawan anaknya yang melakukan. Akibatnya anaknya pun terkena dampak perbuatan kawan anaknya. Di sini sering terjadi hukuman secara merata demi terlaksananya disiplin secara menyeluruh. Ibubapa sebaiknya tidak perlu ikut campur. Jika tidak setuju, dari awal sebaiknya tidak perlu meletakkan anaknya untuk dididik oleh Pondok. Ingatkah ibubapa menandatangani sebuah perjanjian ketika anak ibubapa masuk Pondok ? Bahwa ibubapa tidak boleh ikut campur dalam urusan pendidikan Pondok ?.
Di sini diuji kepercayaan ibubapa terhadap Pondok.

28 March 2009

SEDIKIT HIMBAUAN UNTUK IBUBAPA

Untuk para ibubapa yang masih baru memondokkan putera/puterinya di Gontor dihimbau agar tidak terlalu merisaukan keadaannya. Yakinlah bahwa anak anda selamat dan terjaga sehingga tidak perlu menelpon pembimbingnya /ustadznya setiap hari dan setiap masa. Jika ibubapa berbuat demikian sama artinya dengan ibubapa kurang percaya terhadap Pondok atau kurang ikhlas meletakkan anak di Pondok. Di samping itu keadaan orangtua yang selalu risau akan membuat anak tidak tenang belajar di Pondok. Tidak heran anak yang demikian biasanya tidak dapat menyelesaikan pembelajarannya di Pondok. Ibubapa perlu tawakkal, pasrah dan yakin terhadap Pondok. Semoga anak bapaibu dapat selesai husnul khatimah di Pondok. Amin.

24 January 2009

KEPADA SIAPA KITA BELAJAR ISLAM

Kepada siapakah kita akan berguru mengenai Islam ??
Kalau kita berguru tentang Islam kepada orang yang tidak suka terhadap Islam, tentunya akan mendapatkan ilmu kebencian terhadap Islam. Maka jika ingin mempelajari Islam, sebaiknya belajar kepada orang yang mempunyai kriteria-kriteria antara lain sebagai berikut:
1. Alim Ulama Islam yang mencintai al Quran dan Sunnah Rasulullah s.a.w.
2. Orang-orang yang mengamalkan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya.
3. Orang yang mengasihi saudaranya karena Allah. Asyiddaa' 'ala-l-kuffaar, ruhamaa' bainahum. Bukan sebaliknya yakni kejam terhadap saudara dan membela musuh Islam.
4. Orang yang meyakini bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad Utusan Allah, dengan keyakinan yang tidak berbelahbagi.
5. Orang yang menyebarkan agama bukan karena upah. Ittabi'uuu man laa yas-alukum ajran wa hum muhtaduun (Ikutilah orang-orang yang tidak minta upah dari kamu dan mereka termasuk orang-orang yang mendapat hidayah). Ballighuu 'annii walau aayah (sampaikanlah daripadaku walaupun sepotong ayat).

PLURALISME

Heboh masalah PLURALISME. Yakni pemahaman yang menyatakan bahwa semua agama sama. Agaknya pemahaman ini tidak sama dengan apa yang difahami di Gontor selama ini. Dalil-dalil yang kuat telah termaktub di dalam al Quran atau hadist Rasulullah s.a.w. Seperti:
"Dan barangsiapa yang mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan di akhirat termasuk orang-orang yang rugi (Ali 'Imran 3: ayat 85)
"Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tiada seorangpun dari ummat ini yang mendengar (agama)ku, baik dia itu seorang Yahudi maupun Nasrani, kemudian dia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang aku bawa dengannya, kecuali dia termasuk penghuni neraka (H.R. Muslim)
"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "sesungguhnya Allah ialah al Masih, putera Maryam" (al Maidah 5: 72)
"Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk" (Al Bayyinah 98: 6)

13 January 2009

APA YANG DICARI DI GONTOR

Perlu diinsyafi oleh setiap pelajar, bahkan tiap-tiap siswa, sewaktu-waktu harus bertanya kepada diri sendiri: Datang ke sini mencari apa ? dan untuk apa ? apakah datang ke sini untuk mencari enaknya saja ? apakah hanya untuk mencari teman ? ataukah hanya untuk mencari kelas ? nama ?

Kalau datang ke sini hanya akan mencari teman, cari keramaian, di sini bukan tempatnya. Di pasar dan bioskop (panggung wayang) teman lebih banyak dan lebih ramai.
Kalau datang ke sini cari kelas, di sini juga tidak kena. Karena kalau kita berada di kota, masuk sekolah swasta, akan mudah dan bebas memilih kelas dengan semaunya.

Jadi datang ke sini cari apa ?

Kalau siswa menjawab: “saya datang ke sini, semata-mata untuk mencari ilmu dan pendidikan”, inilah jawaban yang tepat.

Makan tidak enak, tidur tidak enak, tidak menjadi soal (masalah), kalau benar-benar yang dicari ilmu, kecakapan dan pendidikan.

Duduk di kelas I, sejajar dengan anak-anak kecil tidak menjadi soal (masalah). Kamu datang ke sini bukan mencari kelas, tetapi mencari ilmu. Bukankah yang diwajibkan Nabi kepada kita adalah TALABU-L-ILMI bukan TALABU-L-FASLI ? Mencari ilmu bukan mencari kelas.

Juga tidak tepat apabila yang dicari itu hanya ilmu umum saja, atau hanya ilmu agama saja, atau hanya bahasa Arab saja atau hanya bahasa Inggris saja.
Di sini harus mengikuti rencana di sini.

Maka dari itu, perlu diinsyafi agar jangan salah address atau salah wesel, agar tidak menyesal kemudian. Masih selalu harus diingat pertanyaan : “APA YANG DICARI ?” – ini kadang-kadang pernah terjadi:
- Hanya terpesona sesuatu yang bukan tujuan…….lupa……..lari….. pindah……
- Hanya karena bermain olahraga, kecewa…….. tidak kerasan (tak betah).
- Hanya kalah pengaruh dengan kawan dalam kepandaian………
- Hanya dapat tepuk tangan di luar Pondok dalam berpidato….mabuk, lupa ……pulang, tergesa-gesa menjadi tua.
- Hanya karena dipuja-puja temannya………..lupa tujuan.
- Hanya terjebak bujukan kawan/setan/dajjal………lari….pindah………
- Hanya kebetulan kawan akrab ada yang pulang……. Ikut-ikutan pulang pula. Katanya …..setia kawan.
- Hanya ketika pulang sementara dalam liburan (cuti) …terpesona sesuatu, atau terpengaruh (mendapat penyakit)…….. akhirnya lupa tujuan…..patah belajarnya.

Ini semua harus selalu diingat, agar tidak mudah tergoda/terkena penyakit.
Ingatlah selalu, apa sebenarnya yang kita cari.
- Berjalan sampai ke batas …….. (tutug / tamat / selesai)
- Berlayar sampai ke pulau……..


(diambil dari buku Pekan Perkenalan PMDG halaman 35-36)

KEBEBASAN

Kehidupan di Pondok Pesantren dijiwai oleh suasana-suasana yang yang dapat kita simpulkan alam PANCA JIWA sebagai berikut:

1. JIWA KEIKHLASAN
2. JIWA KESEDERHANAAN
3. JIWA KESANGGUPAN MENOLONG DIRI SENDIRI ATAU BERDIKARI
4. JIWA UKHUWWAN DINIYAH
5. JIWA BEBAS

JIWA BEBAS

Bebas dalam berfikir dan berbuat, bebas dalam menentukan masa depannya, dalam memilih jalan hidup di dalam masyarakat kelak bagi para santri, dengan berjiwa besar dan optimis dalam menghadapi kehidupan. Kebebasan itu bahkan sampai kepada bebas dari pengaruh asing/colonial.
Hanya saja dalam kebebasan ini seringkali kita temui unsur-unsur negatif, yaitu apabila kebebasan itu disalahgunakan, sehingga terlalu bebas (liberal), sehingga kehilangan arah dan tujuan atau prinsip. Sebaliknya ada pula yang terlalu bebas (untuk tidak dipengaruhi), berpegang teguh kepada tradisi yang dianggap paling baik sendiri yang telah pernah menguntungkan ada zamannya, sehingga tidak hendak menoleh ke arah keadaan sekitarnya dengan perubahan zamannya, dan tidak memperhitungkan masa depannya. Akhirnya tidak bebas lagi, karena mengikatkan diri kepada yang diketahui itu saja.
Maka kebebasan ini harus dikembalikan kepada aslinya, yaitu di dalam garis-garis DISIPLIN YANG POSITIF, dengan penuh tanggung jawab, baik di dalam kehidupan Pondok Pesantren itu sendiri, maupun dalam kehidupan masyarakat.
Jiwa yang menguasai suasana kehidupan Pondok Pesantren itulah yang dibawa oleh santri sebagai bekal pokok dalam kehidupannya di dalam masyarakat. Dan jiwa pondok pesantren inilah yang harus senantiasa dihidup-hidupkan, dipelihara dan dikembangkan sebaik-baiknya.
(diambil dari buku diktat khutbatul iftitah dalam pekan perkenalan di KMI Pondok Modern Gontor, halaman 15-16)

04 January 2009

PRINSIP YANG KUAT OLEH PENDIRI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR

"Pak Zar juga terkenal amat kuat memegang prinsip. Dia tidak akan pernah mundur kalau sudah bertekad. Di dalam mendirikan Pondok Modern Gontor misalnya, di antara sumpahnya adalah " Walaupun murid saya tinggal seorang akan tetap saya ajar sampai lulus. Kalau seorang murid saja tidak ada, maka saya akan mengajar orang dengan pena". Demikian ungkapan Bapak K.H Shoiman Lukmanul Hakim mengenang gurunya yang amat dihormatinya.

20 December 2008

ILMU DAN AKHLAK

Di Gontor akhlak lebih dipentingkan daripada ilmu. Oleh itu nilai pelajaran yang baik tidak menjamin seseorang pelajar Gontor naik ke kelas yang lebih tinggi. Karena akhlak lebih dominan menentukan seseorang pelajar naik kelas.

Gontor berprinsip bahwa seseorang yang berakhlak baik akan lebih diperlukan oleh masyarakat daripada seseorang yang berakhlak rendah meskipun pandai.
Walau bagaimanapun adalah temasuk cita-cita Gontor agar para santrinya pengetahuan luas.

17 December 2008

ALLAH YANG MAHA ADIL

Sebagai orang yang beriman kita harus percaya bahwa Allah itu Maha Adil. Maksudnya apa yang kita terima saat ini adalah memang itu layak untuk kita dan dengan seizin Allah. Kita harus ridha dan bersyukur atas apa saja yang ditaqdirkan oleh Allah. Perkataan syukur ini memang kuncinya. Jika kita mensyukuri apa yang ada, maka Allah akan menambah ni'mat-Nya. Dan hidup ini terasa ni'mat, hati pun lapang dan fikiran tenteram.
Masa depan semakin cemerlang dan cerah. Tetapi apabila kita tidak menerima taqdir dan tidak mensyukuri apa yang ada, maka hidup ini menjadi serba susah dan masa depan semakin kabur dan muram.
Bagi sesiapa saja baik yang ada di dalam Pondok ataupun di luar Pondok, sama saja. Jika tidak mensyukuri nik'mat yang ada dan mensyukuri apa yang ditaqdirkan oleh Allah maka semua serba tak kena. Dan hidup ini menjadi begitu susah. Itulah barangkali yang dimaksud dengan firman Allah: "inna 'adzaabii lasyadiid" (sesungguhnya 'adzab-Ku amat pedih).

14 November 2008

KATAGORI ALUMNI GONTOR YANG SUKSES

Seseorang biasanya berada di salah satu dari empat katagori di bawah ini:

1. Seseorang memberi sesuatu dan mengharapkan sesuatu.

2. Sesorang tidak memberi sesuatu dan tidak mengharapkan sesuatu.

3. Sesorang tidak memberi sesuatu tetapi mengharapkan sesuatu.

4. Seseorang memberi sesuatu dan tidak mengharapkan apa-apa.



Kesuksesan seseorang tergantung dari katagori mana dia berada. Maka jika ada mana-mana alumni Gontor yang berhasil sukses saya melihat dari 4 katagori di atas. Begitu juga dengan alumni yang belum berhasil, maka sayapun melihat dari kacamata yang sama.



Katagori pertama: Ini sering kita lakukan dan banyak dilakukan oleh orang. Jika kita memberi sesuatu, tentunya apa salahnya mengharapkan sesuatu (baca: balasan). Jika kita berbuat baik kepada seseorang tentu biasanya kita ada sedikit mengharap orang itu berbuat baik kepada kita. Tetapi apa yang sering terjadi tidak demikian. Bahkan kita sering dikhianati oleh orang yang pernah kita baiki.

Katagori kedua: Orang jenis ini memang termasuk pendiam, tidak banyak inisiatif dan berat tulang, sukar membantu orang lain dan tidak perduli dengan lingkungan. Tetapi bagusnya: dia tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain. Menurutnya: Perkara yang paling penting adalah dia merasa tidak mengganggu orang lain, tidak menyusahkan orang lain, tidak menyakiti orang lain.

Katagori ketiga: Jenis ini paling parah. Sudahlah tidak memberi sesuatu tetapi mengharapkan sesuatu. Tidak pernah berbuat baik kepada orang lain tetapi mengharapkan orang lain berbuat baik kepadanya. Ini sesuatu yang agak mustahil. Tapi tidak sedikit manusia dari jenis ini. Coba perhatikan berapa banyak orang menginginkan negara Indonesia berbuat baik kepadanya, tetapi coba tanyakan jasa apa yang sudah mereka keluarkan untuk tanah airnya. Ini bagaikan seseorang mengharapkan buah mangga dari tanaman yang tidak pernah disirami atau tidak pernah menanamnya.

Katagori keempat: Jenis inilah yang paling langka (jarang) karena hampir semua orang sukses berasal dari katagori ini. Makanya tidak banyak orang sukses di dunia ini dan lebih banyak yang gagal. Memberi sesuatu tanpa mengharapkan sesuatu. Orang jenis ini senantiasa ingin berbuat baik walaupun tidak ada balasan apa-apa. Bahkan ketika ia berbuat baik kepada orang lain dan ternyata mendapatkan balasan yang tidak baik, dikhianati, dia akan tetap berbuat baik kepada siapa saja. Karena ia berkeyakinan bahwa perbuatan baik merupakan sumber kesuksesan. Perbuatan baik bagaikan SINAR yang mengelilingi orang sekeliling. Dibalas kebaikan atau tidak dibalas, itu bukanlah tujuan utama. Yang menjadi tujuan utama baginya, ia akan tetap berbuat baik tanpa mengharapkan apa-apa melainkan ridha Allah. Inilah yang mungkin dimaksudkan dengan KEIKHLASAN SEJATI. Dan inilah yang mungkin dimaksudkan oleh ayahanda KH Imam Zarkasyi : BERJASALAH DAN JANGAN MINTA JASA.



Di manakah anda berada saat ini ?. Semoga anda berada di Katagori Keempat. Jika anda saat ini merasa belum sukses maka berusahalah untuk menjadi manusia di katagori keempat ini. Tidak ada jalan lain, dan inilah yang dimaksudkan di banyak ayat-ayat Al Quran dan sabda Rasulullah s.a.w.

Alumni Gontor yang sukses adalah alumni yang tergolong di katagori keempat.



Berikanlah Kunci Kejayaan ini kepada mereka yang belum berjaya.

11 November 2008

ORGANISASI ALUMNI HANYA SATU YANG DIAKUI OLEH PONDOK GONTOR YAITU IKPM

Hanya satu Organisasi para alumni Gontor yang diakui oleh Pondok Modern Darussalam Gontor yaitu IKPM singkatan dari Ikatan Keluarga Pondok Modern. Jika terdapat organisasi alumni Gontor selain IKPM adalah merupakan organisasi yang bukan menginduk kepada Gontor.
Keputusan ini telah disepakati oleh Para Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Para Anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor, dan Pimpinan Pusat IKPM di Gontor.
Semoga keputusan ini ditaati oleh seluruh alumni yang berada di mana saja.

RENUNGAN UNTUK YANG BELUM MEMAHAMI GONTOR

Berikut ini adalah sebuah tulisan yang diposting oleh saudara kita seorang alumni bernama Ust. Agus Budiman. Saya paparkan di sini setelah mendapat izin beliau agar dapat direnungkan oleh para pembaca. Sebagai berikut:

PONDOK (GONTOR) ITU
Pondok itu, seperti tanaman. Dilempari kotoran, makin subur.
Pondok itu, sulit dipahami apalagi dipahamkan. Pondok tidak ditemukan dalam literatur, yang ada hanya definisinya, macamnya dll, tapi pondok ini harus ini, pondok itu harus itu tidak ada maraji'nya. Sebab pondok itu ada karena diadakan (oleh santri tapi bukan diada-adakan lho), masing-masing punya sejarah dan cita rasanya sendiri-sendiri. Aturan dibuat kyai dan disepakati santri. Lagi mendirikan pondok tidak dosa dan tidak perlu ijin siapapun.
Pondok itu, menanamkan ukhuwah islamiyah bukan adawah.
Pondok itu, perlu dibantu, dibela, dan diperjuangkan.
Pondok itu, menanamkan keikhlasan aktif bukan keikhlasan pasif.
Pondok itu, menanamkan kesederhanaan (berhidup, bersikap, berkata-kata dll) lantas kesederhanaan itu menumbuhkan sifat mulia.
Pondok itu, santri-santrinya ada yang menjadikanya "pondok", ada juga yang hanya menganggapnya sekedar "pemondokan" . So, outputnya? jelas beda-beda
Pondok itu, perlu dikomunikasikan, dan dalam komunikasi akan ada ta'aruf, tafahum, dan akhirnya ta'awun.

03 November 2008

GONTOR BUKAN SEPERTI PABRIK SABUN

Assalamu'alaikum wrwb



Kadang-kadang saya khawatir terhadap orang yang terlalu tinggi harapannya terhadap Gontor. Sehingga seakan-akan Gontor ini dijadikan sebuah tempat yang bisa melakukan segalanya. Bisa memperbaiki manusia yang sudah rusak akhlaknya. Bisa membuat orang pandai, kreatif, berani, baik, mahir dalam segala bidang dan jurusan, dan kalau bisa menjadi manusia yang serba bisa. Waduh.....waduh, hebat sekali Gontor kalau memang bisa begitu. Kita doakan saja.

Tapi sepertinya kok tidak mungkin. Saya yakin Allah hanya memberi kemampuan yang terbatas kepada setiap makhluk-Nya. Oleh itu perlu ada pengkhususan-pengkhususan. Ada spesialisasi-spesialisasinya. Mustahil seseorang dapat melakukan segala macam bidang.

Saya teringat seorang hamba Allah (saya lupa namanya): Memelihara (baca: mendidik) seorang manusia lebih sukar daripada memelihara 1000 ekor lembu. Bayangkan: Gontor bukan mendidik satu orang manusia melainkan lebih 17 ribu orang manusia.

Kita yang di luar pondok biasanya mudah saja mengkritik, memberi saran, menasihati, memberi pendapat, memberi komentar bak seperti penonton bola yang tidak tahu atau tidak pernah merasakan main bola di lapangan. Bukan tidak boleh, itu Boleh-boleh saja membuat sembarang komentar, tapi yang lebih baik adalah memberi contoh sendiri dengan perbuatan bukan hanya bercakap saja. Nanti dikatakan orang "tong kosong nyaring bunyinya".



Bagi saya pribadi, Gontor adalah tempat pengabdian, tempat pendidikan, tempat ibadah dan tempat pengajaran yang baik walaupun masih terdapat kekurangan di sana sini. Walau bagaimanapun pendidikan keluarga dan lingkungan sebelum masuk Gontor amat banyak mempengaruhi seseorang sehingga ia menjadi alumni Gontor.

Gontor bukan seperti pabrik roti atau kilang sabun yang menjamin 100% alumni-alumninya berkarakter sama. Gontor bukan tempat pemulihan bagi orang-orang yang kurang baik akhlaknya. Gontor bukan tempat pembuangan bagi orang-orang nakal. Gontor adalah tempat pendidikan. Sedangkan "Hidayah" tetap di tangan Allah Yang Maha Pemberi Hidayah.

Oleh itu tidak lah heran kalau di luar Gontor terdapat para alumni yang bermacam-macam karakter. Mereka dididik di Gontor hanya beberapa tahun saja dan jangan lupa sebelum itu lebih lama mereka dididik oleh orangtua dan masyarakatnya sebelum masuk Gontor. Setidaknya orangtua dan masyarakat telah mendidik mereka paling sedikit selama 12 tahun (sehingga tamat SD). Jadi tidak mustahil pendidikan sebelum masuk Gontor akan lebih dominan pada diri seseorang.

Janganlah terlalu mengharap banyak dari mereka jika memang sebelum masuk Gontor, ternyata mereka adalah orang-oang yang tersalah didik oleh orangtua/masyarakatnya. Namun kita harus tetap selalu berusaha dan berdoa semoga mereka, kita dan anak-anak kita serta seluruh alumni senantiasa diberi hidayah oleh Allah SWT. amin ya Robbal alamin. Allah Maha Pemberi hidayah. Allah Maha Pengampun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Ya Allah bimbinglah kami semua dan bukalah hati kami, berilah kami hidayah ke jalan yang Engkau ridhai. amin ya Robbal alamin.

21 October 2008

PEMULANGAN ATAU PENURUNAN KELAS PELAJAR

Peristiwa PEMNULANGAN ATAU PENURUNAN KELAS ATAU TINDAKAN SANGSI adalah juga ujian bagi siapa saja apakah melihat Gontor dengan 'ain el sukhti atau 'ainu el ridha. Bagi anda yang melihat dengan kacamata 'ain el sukhti, maka kesempatan ini akan anda besar-besarkan dan merupakan kesempatan baik untuk menghantam Pondok dan kepimpinannya dan anda akan menunggu lagi kesempatan lain yang serupa. Bahkan mungkin anda juga agak gembira kalau Pondok hancur atau dipimpin oleh orang yang sealiran dengan anda.
Bagi anda yang melihat dengan kacamata 'ain el ridha maka anda dengan segala usaha akan mempertahankan kredibilitas dan wibawa Pondok. Anda akan cuba melindungi Pondok daripada diperlecehkan dan dihina.
Kita lihat sahaja siapa-siapa yang menulis dan memberi komentar tentang peristiwa ini, akan kelihatan dengan kacamata apa mereka memandang Gontor. Dan nanti akan ada peristiwa-peristiwa lain yang serupa yang sedang mereka tunggu-tunggu dan nanti-nantikan. Mereka senantiasa akan menggunakan kesempatan untuk menghantam Pondok dengan segala macam alasan. Atau melindungi Pondok. Kononnya atas nama kebaikan.
Bagi saya itu wajar-wajar saja, karena memang tidak semua orang suka dengan kesuksesan Pondok. Bahkan tidak sedikit yang dalam hati mengatakan Pondok sudah mati dan mundur setelah wafatnya para pendiri Pondok (Trimurti) walaupun kelihatannya membesar. Al fadhlu lil mubtadi wa in ahsanal mubtadi. Itu tidak dapat dimungkiri. Tetapi perlu diingat bahawa Pondok akan terus berkembang dengan segala kekurangan yang ada. Pondok tidak boleh mati. Pondok harus tetap berjasa untuk masyarakat walaupun tidak mungkin sempurna 100%. Pondok perlu dipertahankan, perlu dibina dan diperjuangkan. Siapapun pimpinannya. Pimpinan dipilih Anggota Badan Wakaf dan diberi hak penuh untuk menjalankan tugasnya. Hanya Allah Yang Maha Sempurna.
Para santri dan walimurid juga harus mengingat kembali peristiwa Pondok yang pernah memulangkan seluruh santrinya. Para santri walaupun berstatus Pengurus bukanlah orang yang diistimewakan dan dikecualikan dari melanggar peraturan. Mereka tetap berstatus murid yang kapan saja bisa datang dan pergi. Para santri harus taat pada para Kyai yang seumur hidupnya mengabdikan diri di Pondok tanpa gaji. Murid tidak pernah memberi gaji kepada para Kyai dan para asatidz di Pondok. Murid hanya penumpang sementara di Pondok, mencari ilmu, meminta ilmu dari para Kyai. Jangan disamakan dengan sekolah lain yang guru-gurunya digaji oleh muridnya. Para Kyai berkuasa penuh untuk mendidik dan menasihati serta menindak murid jika melakukan pelanggaran.
Jika anda atau walimurid tidak siap dengan disiplin Pondok yang sedemikian ini, sebaiknya anda jangan masuk Gontor.
Tidak sedikit santri diturunkan kelas walaupun mumtaz gara-gara dianggap melanggar, ada juga yang dipindahkan ke Pondok Cabang, ada juga yang harus mengulang kelas 6 lagi walaupun sudah selesai menjalani setahun kelas 6. Ada juga yang pandai, selesai kelas 6 dan mumtaz, tapi ketika dia meminta syahadah (ijasah), ijasah tersebut dirobek-robek di depan matanya. Semua ini pernah berlaku di zaman Trimurti.
Di Pondok, santri tidak hanya diperlukan otak yang cerdas saja tetapi juga akhlak yang baik. Taat kepada pimpinan sepenuhnya. Percaya kepada Pondok. Semua itu untuk kebaikan dan pendidikan santri. Jika sudah kehilangan kepercayaan terhadap Pondok, maka sebaiknya tidak mengganggu disiplin pondok, dan keluarlah secepatnya dari pondok dengan meninggalkan nama baik. Jika anda masih ada perasaan takabbur, merasa besar, karena sebagai Pengurus, atau karena datang dari luar negeri, atau karena keturunan bangsawan atau berpangkat, atau datang dari ibukota atau kota besar, maka sebaiknya tidak berada di Gontor karena Anda mungkin akan sakit hati dan kecewa.
Begitu juga para alumni yang sudah merasa besar di masyarakat, maka Anda mungkin akan hanya sakit hati saja dengan ulah Gontor karena tidak ikut telunjuk Anda.
Maaf saya ingatkan, karena terlalu banyak para alumni yang sudah menjadi orang besar atau orang yang merasa besar yang lupa diri. Bersyukurlah dengan nikmat yang Anda terima. Janganlah menyombong diri walaupun anda sudah dibesar-besarkan oleh masyarakat anda.
Saya tidak heran kalau antum menjadi orang besar di sekeliling anda karena antum pernah diajar cara berpidato (muhadhoroh), diajar cara mengajar, diajar cara mengurus manusia, diajar cara bergaul, diajar berani, diajar bahasa Inggris, diajar bahasa Arab, diajar mahfudhat, diajar berorganisasi, diajar berekonomi (rihlah iqtishadiyah), diajar hidup sederhana, diajar ukhuwwah Islamiyah, diajar bekerja tanpa gaji, diajar kerja overtime tanpa gaji. Dimarahi, dinasihati, dipermalukan, disanjung, dihormati anak buah (para anggota). Ingatlah itu semua adalah pendidikan.
Yang heran kalau antum tidak memanfaatkan itu semua dan membuangnya jauh-jauh dan antum merasa rugi di Gontor. Subhanallah.
Syukur adalah kunci keberhasilan.

05 October 2008

UNTUK APA DATANG KE GONTOR

Ingatlah niat anda sejak anda menginjakkan kaki di bumi Gontor. Apakah anda ingin mencari / meminta ilmu atau ingin memberi ilmu ?
Jika anda meminta ilmu maka anda harus bersikap sebagai seorang peminta dan Gontor merupakan pihak pemberi. Maka sepatutnyalah seorang peminta mengikuti peraturan pihak pemberi. Jika anda masih belum memahami konsep ini maka anda sebaiknya tidak datang ke Gontor. Dan kemungkinan anda tidak akan bertahan lama di Gontor atau anda kemungkin terpaksa dipulangkan dengan tidak hormat (diusir/dihalau).
Oleh itu sebagai adab sopan santun seorang peminta mesti tahu diri dan menjaga perasaan dan peraturan pihak pemberi. Dan adab ini harus juga difahami oleh orangtua murid.
Apa yang anda bayarkan kepada Gontor adalah untuk diri anda bukan untuk bayaran kepada para pengajar yang ada di Gontor. Bayaran dapur adalah untuk makan minum anda sendiri bukan untuk guru-guru. Bayaran sekolah adalah untuk peralatan dan kemudahan pelajaran selama anda berada di dalam kelas bukan untuk bayaran kepada guru-guru. Guru-guru di Gontor tidak digaji seperti di tempat-tempat lain. Buku-buku pelajaran adalah untuk anda dapat memahami pelajaran. Jadi sebenarnya di Gontor anda hanya lah menerima dan meminta pelajaran dan pendidikan dengan tidak membayar apa-apa kepada Gontor. Maka kesombongan terhadap Gontor tidaklah patut ada di dalam diri setiap pelajar dan santri yang belajar di Gontor. Termasuklah para santri yang sudah menjadi alumni.
Oleh itu ikutilah segala peraturan dan disiplin yang ada di Gontor jika anda ingin belajar dengan baik sehingga tamat husnul khatimah.