GONTOR

06 October 2007

PONDOK GONTOR BUKAN PONDOK TAHFIZ AL QURAN

Mungkin ada orang yang salah sangka dan salah alamat, menghantar anaknya ke Gontor untuk menghafal Al Quran. Di Indonesia banyak pondok-pondok pesantren yang mengkhususkan pelajaran di bidang Al Quran dan hafalannya seperti di Kudus, Madura, Sulawesi dan pondok-pondok lain.
Adapun Pondok Modern Gontor lebih banyak mengarah kepada pembinaan kader pemimpin ummat, pembinaan mental.
Semua apa yang dilihat, didengar dan dirasakan di Pondok Gontor merupakan pelajaran. Maka pelajaran bukan hanya di dalam kelas saja tetapi juga di luar kelas selama 24 jam.
Bahasa Arab dan Bahasa Inggris adalah Bahasa Pengantar wajib dipraktekkan di dalam kehidupan sehari-hari selama di Pondok. Sesiapa santri yang melanggarnya maka akan dikenakan hukuman yang wajar.
Pelajaran Agama dan Umum dipelajari serentak di dalam kelas dan diperkuat di dalam kelas tambahan waktu sore dan dibimbing oleh para ustadz pada malam harinya sebelum tidur.
Kegiatan olahraga, kesenian dan keorganisasian dijalan secara praktek sehari-hari.
Di Pondok tidak ada undang-undang yang tertulis yang dapat dilihat dan dibawa oleh penghuni atau para tetamu. Peraturan yang tetap ada ditentukan oleh "Dhamir" yaitu "perasaan halus, hati nurani, hati kecil, hati sanubari.
Maka apabila "Dhamir"nya mengatakan tak baik, maka itulah Pondok Modern Gontor dan sunnahnya. Pada hakekatnya Dhamir tidak pernah menyesatkan seseorang ke jurang kesesatan, hanya kebanyakan orang itu sendiri yang sering menipu dirinya sendiri; mengerjakan yang tidak sesuai dengan perasaan hati nuraninya sendiri, tidak menurut perasaan hati nuraninya.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]



Links to this post:

Create a Link

<< Home